Saturday, June 18, 2016

Persiapan Melahirkan Bagi Bunda (Orang tua)




Selain persiapan untuk bayi, persiapan untuk bunda juga harus diperhatikan agar tidak merepotkan orang lain dan mendadak mencari kebutuhan tersebut dimalam hari. Karena kita tidak tahu apakah sang bayi itu keluar (lahir) di pagi hari, sore atau dini hari. kalau dini hari kebanyakan warung juga tutup. Jika membeli di tempat bidan atau rumah sakit juga harganya kadang diatas rata-rata.


Persiapan-persiapan yang harus dilakukan bunda adalah sebagai berikut :

1. Persiapan Mental dan Fisik
Persiapan internal juga harus dipersiapkan oleh ibu hamil. Bunda dibantu oleh  orang sekitar juga harus menyiapkan MENTAL untuk menghadapi rasa sakit, rasa takut dan  rasa ragu yang muncul tiba-tiba saat persalinan, serta hal-hal lain yang terjadi saat persalinan. Maka dari itu dukungan suami dan keluarga lainnya sangat penting untuk meyiapkan mental bunda. Banyak membaca literasi sebelum sebelumnya dan perbanyak berdoa dan dzikir agar bunda bisa tenang berada di ruang persalinan serta persalinan pun lancar tanpa hambatan. Ibu sehat bayi juga sehat.

Selain Mental, persiapan FISIK juga harus disiapkan karena persalinan dan kehamilan membutuhkan energi yang besar. Jangan sampai bunda kehabisan energi ditengah proses persalinan karena itu akan membahayakan bayi dan bunda sendiri. Sebisa mungkin makan besar sebelum atau saat berada di ruang persalinan. Sebagai penambah tenaga, bisa disiapkan madu, sari kurma atau gula merah. Siapkan juga cemilan kedalam ruang bersalin.


2. Persiapan ASI Si Kecil : Pijat Payudara
Selain memenuhi kebutuhan si kecil, ada hal yang harus diperhatikan bagi seorang calon ibu, yaitu mengusahakan agar ASI bisa keluar tepat waktu. Syukur-syukur sudah keluar sebelum usia kehamilan masuk bulan ke 9. Agar bunda lebih sedikit tenang akan kebutuhan ASI si Kecil. ASI yang belum juga keluar pasca IMD sangat besar mempengaruhi tingkat stress.

Saya pribadi mengenal edukasi perawatan payudara dari seorang anggota salimah (Persaudarran muslimah). Waktu itu, bermula dari akan diadakannya kajian Keluarga Islam Pasca Sarjana (KIPAS) UNDIP, kami meminjam satu set perlengkapan jenazah kepada pengurus Salimah Kecamatan Tembalang. Obrolan pun sampai ke tema perawatan payudara dan sepulang dari sana diberi oleh oleh 1/2 Liter minyak kelapa murni (bukan Ekstrak) untuk memijat payudara, agar payudara bersih dari kotoran dan dapat mempercepat keluarnya ASI. Pemijatan dilakukan 2x sehari.

Caranya, tuangkan minyak kelapa kedalam wadah kecil dan rendam wadah tersebut kedalam air hangat agar panas mengalir ke minyak kelapa. Oleskan minyak kelapa yang hangat tersebut pada payudara. Gerakan memijat bisa tengok di youtube.

3. Persiapan Perlengkapan Bagi Ibu

Persiapan lain yang harus disiapkan adalah persiapan untuk si Ibu Menjelang persalinan dan melahirkan. Kalau bisa semuanya sudah siap sehingga tidak perlu beli di tempat bidan atau rumah sakit karena bisa jadi akan diberikan harga yang lebih mahal. Maka dari itu, alangkah baiknya jika kita siapkan sejak dini. Adalpun yang perlu disiapkan untuk si Ibu diantaranya ;

Daster Kancing Depan
Daster akan memudahkan saat di ruang persalinan dan daster kancing depan memudahkan ibu untuk menyusui si kecil. Menjelang persalinan siapkan koleksi daster ini untuk pakaian sehari hari. Setelah melahirkan kebutuhan akan baju kancing atau resleting depan semakin dibutuhkan. Sehinga bukan hanya daster saja yang bisa dimanfaatkan untuk pakaian sehari hari. Kemeja, Baju tidur dan baju-baju lain berkancing depan bisa digunakan.

Celana Dalam Hamil

Celana dalam hamil dipersiapkan untuk kenyamanan ibu hamil karena desainnya yang disesuaikan dengan pinggul ibu hamil.  Untuk menjaga kebersihan usahakan penggantian pagi dan sore hari, sehingga kebutuhan akan celana dalam hamil minimal kita mempunyai 4 buah. Barang ini opsional saja selama kita nyaman dengan celana dalam yang sekarang berarti tidak terlalu membutuhkan.

Kain Panjang
Kain panjang atau jarit yang biasa buat selendang bayi juga dipersiapkan untuk proses kelahiran. Baik sebagai alas atau penutup tubuh saat melahirkan serta berfungsi untuk menyerap darah. Kain panjang harus sudah masuk kedalam tas melahirkan. untuk jaga jaga siapkan 2 buah kain panjang.

Tas

Tas disini digunakan untuk memuat barang-barang milik ibu dan barang barang milik si kecil sehingga besar kecilnya harus disesuaikan.  Jika satu tas tidak bisa menampung semua  perlengkapan, kita bisa membaginya dalam 2 tas. Yang terpenting adalah pastikan semua kebutuhan sudah masuk kedalam tas tersebut dan jika kita menggunakan 2 tas, maka ingat ingatlah isi yang ada didalam masing masing tas. Agar lebih cepat dan mudah dalam mencari barang.

Termos dan Air Panas.
Fungsinya untuk persediaan air hangat baik untuk sedang atau setelah melahirkan serta bisa juga untuk mebuat teh atau kopi bagi yang sedang berjaga (menunggu) di ruang persalinan. Karena di ruang persalinan ataupun di ruang rawat inap biasanya tidak menyediakan dispenser. apalagi fasilitas air hangat. Bisa juga digunakan untuk mengelap badan sebagai pengganti mandinya orang yang baru melahirkan. Peralatan ini bisa menyusul dibawa oleh saudara yang akan menyusul ke tempat persalianan (baik di bidan atau rumah sakit)


Kipas Angin Manual

Siapkan juga Kipas angin manual, meskipun ruangan sudah ber-AC kadang ademnya dirasa makin kurang bagi sebagian ibu hamil. Palagi yang tidak menggunakan AC. Persiapkan kipas yang nyaman digunakan pagi para penunggu karena intensitas penggunakaanya akan lebih sering minta tolong yang jaga untuk ngipas-ngipasin dari pada ngipas-ngipasin sendiri.

Tisue Wajah (kering)

Ruangan gerah membuat keringat semakin bercucuran bagi wanita yang akan melahirkan. Sediakan kain atau tisue wajah untuk menyeka keringat. Jika menggunakan tisue jangan buang sembarangan sampahnya.

Popok Dewasa.
Popok Dewasa sangat penting agar dalam proses persalinan tidak mondar mandir ke kamar mandi untuk pipis. Popok dewasa juga digunakan juga untuk menyerap darah nifas yang keluar pasca melahirkan. Siapkan saja 1 bungkus isi 7-10 buah. Diawal awal penggunakaan popok dewasa sangat efektif, jika darah sudah berkurang maka bisa beralih menggunakan pembalut saja.

Pembalut

Pembalut digunakan untuk menyerap darah nifas yang masih keluar. Pembalut herbal lebih baik agar luka lebih cepat kering dan ada sensasi adem jika dipakai. Pembalut digunakan jika darah nifas sudah mulai berkurang biasanya hari ke 2 atau ke 3 dan seterusnya. Karena kegunaannya bisa dipakai saat berada dirumah maka tidak dimasukan ke tas persiapan juga tidak mengapa agar tas tidak terlalu penuh dan bisa diisi dengan barang lainnya.


BH menyusui
BH menyusui sangat penting bagi ibu menyusui agar memudahkan dalam menyusui si kecil juga agar tidak membuka semuanya jika ibu hendak menyusui. 


Whaslap dan Handuk

Untuk Membersihkan bagian tubuh agar tidak lengket sebagai pengganti mandi. Sediakan 2 buah di dalam tas persiaapan. Handuk digunakan untuk mengeringkan tubuh setelah mandi. minimal sediakan 1 buah.


Gurita Ibu/ Stagen

Bukan hanya si kecil yang perlu kain gurita, tapi juga ibu pasca melahirkan. Agar perut pasca melahirkan  kencang kembali dan tidak terasa turun.

Perlengkapan Mandi
Jangan ketinggalan juga, untuk menghilangkan kegerahan pasca melahirkan kadang ada juga bunda bunda yang langsung memilih mandi untuk menyegarkan badan. Jangan lupa gunakan perlengkapan mandinya ya.


Sarung
Penggunaan celana masih sangat risih dan ribet jika digunakan setelah melahirkan, maka dari itu siapkan sarung sebagai penggantinya agar lebih memudahkan.

Tiga set baju ganti
Baju ganti dipakai setelah persalinan, rawat inap dan pulang dari RS atau tempat bidan. 

 

Lain lain 
Breast Pump/ Pompa ASI
Jika bunda wanita karir gunakan pompa ASI untuk mengosongkan ASI. karena jika tidak dikeluarkan payudara akan terasa sakit dan efeknya jika terlalu lama tidak dikeluarkan malah akan menghambat  lancarnya asi yang akan diberikan kepada si kecil. Bisa juga mengosongkan dengan jalan manual. Pandual bisa buka youtube.
 

Apron/ Penutup menyusui. Agar saat menyusui diluar atau di tempat umum memnjadi nyaman maka gunakan apron atau kain penutup asi. Sehingga bunda lebih nyaman dalam memberikan ASI pada si kecil. Selain sebagai penutup saat menyususi, apron juga sebagai pelindung wajah atau tubuh sikecil saat berkendara khususnya menggunakan sepeda motor.


Cup Feeder

Bagi bunda wanita karir jangan biasakan sikecil mendapat asi mealui dot. Sebagai gantinya gunakan cup feeder jika ingin memberikan asi pada bayi, agar bayi tidak bingung putting saat bertemu dengan putting ibunya.



Breast Pad 

Breast Pad sangat penting untuk menyerap ASI yang merembes keluar sehingga tidak menembus baju dan meninggalkan bekas di baju. Breast Pad sangat penting bagi orang yang mempunyai ASI berlimpah tapi posisinya ia sering diluar rumah (wanita karir).



Botol ASI
Pilih botol ASI yang aman terbuat dari kaca dan BPA free. Botol ini digunakan untuk menampung asi setelah diperah. Sangat dibutuhkan oleh wanita karir atau yang mempunyai kelebihan ASI agar tidak terbuang secara percuma. dan bisa tenang meninggalkan si kecil karena ada stock ASI yang cukup di rumah.
 
Demikian ulasan pengalaman dari kami. Semoga bermanfaat
Semoga Bermanfaat.

Artikel terkait :



3 comments:

  1. Bener banget ya, selain persiapan mental dan fisik sang bunda, dukungan orang2 di sekitarnya juga menambah rasa nyaman secara psikologis.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba uni, dukungan suami dan keluarga itu yg paling utama menurutku mba...psikologis yang nyaman bikin proses ini lebih mudah dilalui :)

      Delete
  2. iya mba uni, dukungan suami dan keluarga itu yg paling utama menurutku mba...psikologis yang nyaman bikin proses ini lebih mudah dilalui :)

    ReplyDelete

Terima kasih telah sudi berkunjung. Jika berkenan mohon tingalkan komentar terkait tulisan atau tampilan blognya. Jika dirasa info ini bermanfaat dan ingin berlangganan silahkan follow blog saya ya. Tolong jangan meninggalkan link hidup. Semoga bermanfaat.