Friday, February 15, 2019

Cerita Anak Rantau yang Selalu Rindu akan Kampung Halaman

15.2.19 3 Comments

Assalamu'alaikum Wr.Wb

Menurut temans, apa sih yang paling dirindukan oleh seorang perantau? Yaps, pulang kampung tentunya. Sejak kuliah, "pulang kampung" selalu menjadi hari yang kunanti-nanti. Kalau pas ada libur agak panjang pasti saya sempatkan buat pulang. Apalagi kalau libur semester, beuh 1,5 bulan aku habiskan untuk berlibur di rumah hehe.

Setelah berkeluarga dan punya anak dua, intensitas pulang semakin berkurang, alias ngga sesering doeloe. Ya iyalah sudah punya suami yang harus diurusin masa pulang-pulang mulu, hehe. Sebenarnya bukan karena itu sih, suami mah ikhlas-ikhlas saja kalau saya pulang kampung lama juga. "Terserah ummi saja" , itu kalimat andalannya.

Saya kasian kalau saya pulang, suami pasti bakalan ikut mengantar pulang dan kadang menjemput juga. Padahal kerjaan suami juga banyak. Mau pulang tanpa suami, saya merasa kerepotan karena bawa anak dua sendirian. Apalagi kalau si kaka minta ke toilet, nanti siapa yang jagain si adek?! hiks. Selain itu juga kalau pulang sendiri, saya takut merepotkan bapak yang kadang ikut mengantar pulang kalau pas suami ada kerjaan yang ngga bisa ditinggal. Mana kalau nganter, pagi berangkat, sore bapak sudah pulang lagi, kan kasian :(.

Apalagi setelah si kaka sekolah bulan desember 2018 kemarin, saya semakin bingung buat nyari jadwal pulang. Yaa walau si kaka hanya masuk senin-kamis tapi jum'at-ahad selalu ada tugas sekolah yang harus dikerjakan, hihi. Kalau pulang-pulang terus, biasanya dia akan asyik dengan bermain, bakalan susah buat saya merayu dia belajar. Yaa sudah akhirnya kita putuskan puasa dulu buat pulang. Malah biasanya ibu bapak yang setiap satu/ dua bulan sekali main ke Semarang karena kangen cucunya, ngga apa-apa anaknya ngga dikangenin juga, hihi. Maaf yaa pak buk malah jadi sibuk mondar mandir :(. Jadi kalau ditanya, "mau pulkam kapan?".  Yaa ..yang pasti hari raya idul fitri, itu wajib hehe. Soalnya kalau liburan yang lainnya belum pasti, hiks. 
Mudik menjadi Moment yang Selalu Dinanti :)
Kalau hari raya idul adha, kadang pulang kadang ngga, hehe. Pas liburan idul adha 2018 kemarin, Alhamdulillah saya bisa pulang. Selain karena saya sudah kangen berat, saya juga pengen merayakan hari raya di rumah. Qodarullah ngepasi libur ngajar yang cukup lama dan ada sodara yang mau menikah yaitu tepatnya H+3 pasca lebaran haji. Jadi sekalian gitu, sekali nyelam dua tiga pulau terlampaui hehe.

Walau sebenarnya tradisi hari raya kurban di tempat kami, tidak jauh berbeda dengan tradisi di daerah lainnya. Tapi tetep,  moment kebersamaan bersama keluarga itu yang dicari. Saya seneng lihat ibu masak berbagai olahan daging mulai dari gule, sop daging, asem-asem daging, daging goreng,  sedikit-sedikit saya juga ikut bantu lah sambil momong si kecil, hihi. Ibu yang selalu bersemangat masak, apalagi di saat anak-anaknya pulang sungguh menjadi hal yang selalu kukangeni saat di rantau. Semoga beliau selalu diparingi sehat dan panjang umur..Aamiin.

Salah Satu Kuliner Favorit Saat Liburan Idul Adha, Sop Tulang Daging

Setelah matang, kita makan bareng-bareng, bener-bener indah bangeet yaa Allah. Saat kami akan pulang ke perantauan, ibupun membawakan kami daging goreng sekaligus daging mentah buat dimasak di rumah. Kebetulan waktu itu suami mau ngadain acara bareng adek ngajinya, bikin sate kambing. MasyaAllah memang ibu bapak, semoga Allah merahmati dan menyayangi mereka selalu, Aamiin. Saya berharap, semoga libur idul adha 2019 bisa pulang kampung kembali, menikmati kebersamaan bersama keluarga, Aamiin.

Sekilas tentang Idul Adha
Idul Adha, mengingatkan saya akan kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Nabi Ibrahim merupakan bapaknya para nabi. Ketaatannya sama Allah sangatlah sempurna. Ketika Allah memerintahkan beliau untuk menyembelih anaknya, Nabi Ismail maka beliau Sami'na Wa Atho'na (kami mendengar, kami taat). Padahal anak tersebut merupakan anak yang ditunggu-tunggu kehadirannya selama berpuluh-puluh tahun. Namun karena ketaatan dan keyakinannya kepada Allah, beliau  langsung menjalankannya.

Begitupun dengan Nabi Ismail, saat Bapaknya meminta izin untuk menyembelihnya, lalu ia pun  langsung mengiyakannya dengan mantap dan tanpa fikir panjang. MasyaAllah, beginilah anak hasil didikan Nabi Ibrahim. Do'a Nabi Ibrahim yang sangat masyhur "Rabbana Hablana Min Azwajina Wadzurriyyaatina Qurrota'ayun Waj'alnaa Lil Muttaqinaa Imama..Wahai Tuhanku, karuniakanlah aku dari sisiMu zuriat keturunan yang baik, sesungguhnya Engkau senantiasa mendengar (menerima) do'a permohonan". dan MasyaAllah keturunan Nabi Ibrahim memang benar-benar menjadi Lil Muttaqina Imama/ menjadi imam bagi orang-orang yang bertakwa. Banyak nabi-nabi yang berasal dari jalur keturunannya seperti diantaranya Nabi Islmail as, Nabi Muhammad SAW
Gb. Silsilah Keturunan Nabi-Nabi, Keturunan Nabi Ibrahim banyak yang menjadi Nabi

Selain do'a yang masyhur di atas, ada lagi do'a lain yang tak kalah hebat  yang dilantunkan Nabi Ibrahim yang lain "Rabbij'alni muqiimasholati wa min dzurriyyati, Rabbanaa Wa Taqabbal Du'aa..Yaa Tuhanku jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan sholat, Yaa Tuhanku beri ampunlah aku.

Kembali kepada sejarah terjadinya Idul Adha/ Idul Kurban. Ketika Nabi Ibrahim akan menyembelih anaknya, Allah seketika mengganti Nabi Ismail dengan binatang yang siap untuk disembelih, MasyaAllah..apa sih yang susah bagi Allah? tinggal bilang Kun Fayakun, jadilah maka jadi. Kejadian ini terjadi pada tanggal 10 Dzulhijjah, sampai sekarang dan sampai kapanpun seluruh Umat Muslim pada tanggal tersebut akan memperingatinya sebagai hari raya idul adha. Dimana sholat ied berjamaah dan berkurban menjadi perintah yang utama di dalamnya. Selain itu, Idul Adha juga disebut sebagai puncaknya ibadah haji yang dilaksanakan oleh Umat Muslim sehingga beberapa orang menyebutnya sebagai lebaran haji.

Nah apa hikmah yang bisa diambil dari sejarah Idul Adha ini? Yaa kita sebagai Umat Muslim diminta untuk Sami'na Wa A'thona, taat menerima segala perintah Allah dan menjalankannya dengan penuh keyakinan serta keikhlasan. InsyaAllah setiap perintahNya, ada kebaikan didalamnya. Seperti salah satunya, dengan adanya Idul Kurban ini kita diminta Allah untuk memiliki kepedulian sosial, dengan berbagi terhadap sesama.

Betapa banyak sodara-sodara kita yang mungkin makan daging saja jarang, justru dengan adanya Idul Kurban ini mereka bisa makan daging. Tentu temans pernah lihat tayangan di tv bukan, orang-orang berbondong-bondong mengantri daging Qurban, bahkan sampai rebutan dan memakan korban. Ini menjadi bukti bahwa rakyat indonesia masih banyak yang ingin makan daging. Berbeda dengan zaman Khalifah Umar Bin Khatab, dimana sang Khalifah kebingungan untuk mencari penerima daging kurban saat itu, karena penduduknya sudah kaya-kaya, MasyaAllah.

Kemarin, ketika saya pulang sayapun menemui fenomena ini. Ada sodara yang minta daging kurban ke rumah, karena katanya di daerahnya tidak ada yang berkurban, hiks. Semoga kedepan kita semua dimampukan untuk bisa berkurban yaa temans, Aamiin Yaa Rabb.

Nah itu yaa temans cerita saya tentang kerinduan saya akan kampung halaman dan Idul Kurban,. By the way, Idul Adha tahun 2019 ini jatuh pada  hari senin 12 Agustus 2019 lo. Lumayan long week end  gaes, bisa digunakan buat liburan di kampung halaman 3-4 harian lah yaa, hehe. Yuks dicatat dan jauh-jauh hari sudah pesan tiket yaa biar ngga kehabisan, hehe.

Wassalamu'alaikum Wr.Wb

Monday, February 11, 2019

Pengalaman Traveling Ke Gunung Bromo Bersama Keluarga

11.2.19 4 Comments

Assalamu'alaikum Wr.Wb

Siapa yang tidak bahagia saat keinginan hati yang sudah lama terpendam akhirnya Allah jawab lewat suami tercinta. Yaps, sudah lama sekali saya berkeinginan untuk menikmati keindahan alam Gunung Bromo, eh kemarin bulan januari tiba-tiba suami ngajakin pergi kesana bareng teman-teman kantornya. Mata saya pun langsung berbinar mendengar ajakan ini, tanpa pikir panjang, langsung kuiyakan ajakan suami hehe.

Thursday, January 3, 2019

Syarat mengurus Kartu Identitas Anak (KIA) atau KTP Anak

3.1.19 1 Comments
www.heriheryanto.com
Assalamualaykum sobat dan dan bunda semuna...

Syarat mengurus Kartu Identitas Anak (KIA) atau KTP Anak wajib diperhatikan bagi para orang tua yang ingin mengajukan pembuatan KIA atau KTP anak. Zaman Now, KTP bukan hanya wajib dimiliki oleh seseorang yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, tetapi anak-anak yang umurnya dibawah 17 tahun juga kedepannya Wajib Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang secara spesial disebut juga dengan nama KTP Anak atau Kartu Identitas anak (KIA). Program ini merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Kartu Identitas Anak (KIA). Sekarang memang belum diwajibkan, tapi suatu saat bisa jadi Wajib kepemilikannya seperti KTP

Prosedur/ Tata Cara Pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) atau KTP Anak di Semarang

3.1.19 2 Comments
Assalamualaykum sobat dan bunda-bunda cantik...

Kali ini saya akan berbagi pengalaman terkait dengan Prosedur atau Tata Cara Pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) atau KTP Anak. Prosdur ini wajib diketahui oleh para orang tua yang hendak membuat KTP Anak atau KIA bagi putra-putrinya.  Adapun syarat yang harus dipenuhi dalam rangka mendaftarkan atau mengajukan pembuatan KIA atau KTP Anak bisa dibaca di artikel saya yang berjudul Syarat Pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), alias KTP anak di Semarang. 

Yang perlu sobat dan bunda ketahui, sejauh ini KIA atau KTP anak ini kepemilikannya belum diwajibkan oleh pemerintah seperti eKTP bagi warga yang berusia 17 tahun keatas. Tapi untuk sekedar jaga-jaga, kalau ada waktu luang tidak ada salahnya jika sobat atau bunda sekalian nyicil untuk membuat KIA atau KTP anak. Kalau KIA ini sudah diwajibkan, bisa jadi blanko KIA akan menghilang seperti  menghilangnya blanko e-KTP beberapa bulan lalu karena diburu orang se-Indonesia.

Sampai saat ini, dokumen yang wajib dimiliki oleh anak dibawah umur adalah Akta Kelahiran. Jadi, jika sobat atau bunda menemukan praktik yang mewajibkan melampirkan fotokopi KIA atau menunjukkan KIA asli pada persyaratan sekolah, berobat, naik kereta, naik pesawat dan keperluan lainnya, silakan diadukan ke dinas terkait, dalam hal ini adalah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di daerah masing-masing sebagai dinas yang menerbitkan KIA atau dinas kesehatan bagi yang berhubungan dengan kesehatan anak. Tapi bisa jadi kepemilikan KIA akan diwajibkan bagi anak-anak dibawah umur.

Program KIA sendiri bertujuan untuk meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayanan publik, serta sebagai upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional bagi warga negara dibawah umur (dibawah 17 tahun). KIA adalah identitas resmi anak sebagai bukti diri anak yang berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah, yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota.

Untuk membuat KIA atau KTP anak, pemohon (ayah, bunda atau yang mewakili) bisa  mendatangi Disdukcapil Kota/Kab Setempat dengan sudah membawa persyaratan yang dibutuhkan. Di Kota Semarang Sendiri meskipun sudah ada perwakilan Disdukcapil ditiap Kecamatan, pengajuan/ pengurusan KIA/KTP Anak hanya bisa dilakukan di Disdukcapil pusat di jalan Kanguru. Adapun tata cara pembuatan KTP Anak sebagai berikut ;

1. Pemohon datang ke disdukcapil dan antri di loket pembuatan KIA. 
Jangan salah mengambil nomor antrian, karena salah mengambil nomor antrian bisa menyebabkan semakin lama proses pendaftaran KTP Anak. Di Disdukcapil Kota Semarang Sendiri sedikitnya ada 15 Loket dimana masing-masing loket tersebut mempunyai fungsi pendaftaran atau keperluan yang berbeda, Meskipun ada beberapa loket yang mempunyai fungsi antrian yang sama karena banyaknya jumlah orang yang mengurus dokumen catatan sipil. Adapun fungsi masing-masing loket di Disdukcapil Kota Semarang sebagai berikut ;
  • Loket 1 : Loket pengaduan terkat dengan semua dokumen catatan sipil dan hal yang berkaitan dengan dokumen catatan sipil
  • Loket 2 :  Loket penganbilan Akta/ KK / Dokumen lainnya yang sudah diurus sebelumnya
  • Loket 3/4/5 : Loket untuk megurus legalisir dokumen catatan sipil
  • Loket 6 : Loket untuk memperbaiki data atau perubahan data jika ada data yang berubah

  • Loket 7/ 8/ 9 : Loket untuk mengurus Akte Kelahiran
  • Loket 10 : Loket untuk mengurus Akte Kematian
  • Loket 11 : Loket untuk Pendaftaran Perkawinan atau Perceraian.
  • Loket 12 : Loket untuk Pencatatan Kutipan Kedua/ Pengurusan Dokumen Catatan Sipil karena Rusak atau Hilang.
  • Loket 13 : Loket untuk Pencatatan Perkawinan 
  • Loket 14 : Loket untuk Permohonan/ Pendaftaran Kartu Identitas Anak (KIA) atau KTP Anak
  • Loket 15 : Loket untuk Pembuatan e-KTP (KTP Elektronik) bagi warga sekitar kecamatan Gayamsari.

2. Bersabar atau bersosialisasi dengan sekitar sambil menunggu nomor antrian kita dipanggil.
Proses menunggunya sih yang butuh waktu lama, karena peminat disemua loket sangat banyak, jadi harus antri nunggu giliran. Jika kita datang diatas jam 8.30 bisa dipastikan menunggu hingga 2 jam atau bahkan bisa lebih. Waktu lengah antian loket KIA ini adalah diatas jam 12.00. Pemohon yang datang diatas jam 12 jika beruntung langsung menghadap loket pendaftaran KIA/ KTP Anak tanpa antri panjang. Pada jam 12, pendaftar di loket KIA sudah sangat berkurang atau bahkan tidak ada. Tapi kita tidak tahu antusiasme pemohon KIA di lain waktu setelah artikel ini diterbitkan, bisa jadi jam 1 siangpun masih sangat ramai dan masih menunggu banyak antrian. Apalagi sekarang pembuatannya bisa di kolektif dalam 1 RT atau 1 RW ata satu kelurahan ke satu orang, asalkan blanko atau form permohonan tiap anak dan persyaratan lainnya sudah disiapkan semua.

3. Serahkan berkas atau persyaratan yang diminta
Maju Ke Loket 14 (Loket Pembuatan KIA) jika nomor antrian kita sudah dipanggil. Baiknya sebelum menuju kantor Disdukcapil Kota, sebaiknya semua persyartan di cek ulang untuk memastikan syarat permohonan sudah disiapkan semua. Karena jika ada yang kurang, bisa mempersulit diri kita sendiri.

4. Kembali Lagi Ke Disdukcapil Sesuai Waktu yang Ditentukan.
Saat selesai memproses semua berkas, KTP Anak atau Kartu Identitas Anak (KIA) tidak bisa langsung di cetak (Jadi). Terus berapa lama proses pembuatan Kartu Identitas Anak atau KTP Anak ini? Dari proses awal pendaftaran di Disdukcapil sampai dengan penyerahan kartu membutuhkan proses yang lumayan sangat lama.  Pemohon dijanjikan oleh petugas pendaftaran untuk mengambil kartu yang sudah jadi sekitar 3 bulan lamanya. Waktu tersebut bisa juga mundur, karena pada saat saya pengurus KIA Anak, ada Bapak-Bapak ingin mengambil KTP Anak yang sudah 3 bulan didaftarkan, tapi bapak-bapak tersebut pulang dengan membawa tangan kosong. Di Loket KIA juga ada tulisan "KIA yang sudah jadi, baru sampai pengurusan tanggal sekian. Pengurusan tanggal setelahnya masih dalam proses cetak. Mohon Maaf atas ketidak nyamanannya"

Baca Juga :  Prosedur / Cara Legalisir Dokumen Kependudukan (Dokumen Catatan Sipil).

Jika KIA atau KTP Anak ini sudah diwajibkan secara nasional, dalam Permendagri disebutkan KIA bisa diurus di Kecamatan hingga kelurahan, dan penyerahannyapun di kecamatan atau di kelurahan setempat. Dengan demikian akan mempermudah dan memperpendek jarak bagi pemohon yang ingin melakukan pengurusan KIA atau KTP Anak. Selain itu kedepannya juga akan disediakan layanan KIA keliling, baik dijadwal di lokasi tertentu atau jemput bola di sekolah-sekolah, rumah sakit, taman bacaan, tempat hiburan anak-anak dan tempat layanan lainnya, agar cakupan kepemilikan KIA dapat maksimal.

Nah demikian artikel singkat mengenai Prosedur/ Tata Cara Pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) atau KTP Anak dibawah 17 tahun. Jika tulisan ini bermanfaat silakan boleh disebarluaskan atau dibagikan. Terimakasih atas kunjungannya.Jika tulisan ini bermanfaat silakan boleh disebarluaskan atau dibagikan. Terimakasih atas kunjungannya.

Friday, December 21, 2018

Begini Cara Mengurus Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kelahiran Sekaligus di Semarang?

21.12.18 0 Comments

www.heriheryanto.com

Assalamualaykum Sobat dan Bunda Sekalian...

Atikel berjudul Begini Cara Mengurus Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kelahiran Sekaligus di Semarang ini adalah kelanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul Bagaimana Cara Mengurus Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kelahiran di Kantor Pembantu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Semarang?

Artikel ini membahas prosedur atau cara kedua dalam membuat KK dan Akta Kelahiran di Semarang, tanpa harus mengurus ke Kantor Disdukcapil Pembantu terdekat. Jika menginginkan waktu lebih pendek, Kita bisa mengurs dengan cara yang kedua ini yaitu dengan cara mengurus langsung ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Semarang yang beralamat di Jalan Kanguru Raya No. 3 Kelurahan Gayamsari Kecamatan Gayamsari Kota Semarang. Bukan di Disdukcapil Cabang Pembantu yang berada di masing-masing kecamatan. 


Jika kita mengurus di Disdukcapil Pusat (Kota) maka lama waktu bisa dipangkas menjadi 2 pekan saja, artinya memangkas waktu 1 pekan jika dibuat dengan perantara kontot disdukcapil kecamatan.

Waktu saya bertanya kepada petugas melalui pesan WhatsApp, petugas menginfokan lama waktu pembuatan KK adalah 4 hari kerja dan lama waktu pembuatan Akta Kelahiran adalah 5 hari kerja. Waktu-waktu tersebut adalah waktu masing-masing, tidak berjalan secara bersamaan. Artinya, pengurusan keduanya (KK dan Akta)  tidak bisa digabungkan menjadi 5 hari. Prosesnya pembuatan KK dulu 4 hari kemudian dilanjutkan dengan pembuatan Akta 5 hari jadi total 9 hari kerja, atau lebih amannya 2 pekan. Tapi proses pengurusannya cukup satu kali diawal, tidak harus 2 kali pengurusan seperti saat kita mengurus di Disdukcapil yang ada di Kecamatan.

Adapun syarat-syaratnya sama saja dengan mengurus di disdukcapil kecamatan, dimana data atau berkas yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :
  1. Surat Pengantar RT, RW, untuk mendapat Surat Pengantar dari Kelurahan
  2. Surat Pengantar dari kelurahan yang divalidasi oleh petugas kecamatan.
Adapun prosedur yang dilakukan di kelurahan adalah sebagai berikut ;
  1.  Mengisi Formulir Permohonan Pembuatan Kartu Keluarga yang disediakan petugas kelurahan dengan mengisi Kolom kepala keluarga dan Kolom penambahan Anggota keluarga
  2. Jika pengisian atau pemasukan kedalam KK tersebut menimbulkan perubahan data pada KTP nya maka wajib membuat KTP baru dengan meminta formulir Pembuatan KTP baru dikelurahan.
  3. Siapkan foto 3x4 2 lembar jika umur seseorang yang akan ditambahkan diatas 10 tahun. Jika bayi baru lahir tidak usah menyiapkan foto.
  4. Penambahan anak karena baru lahir, untuk efisiensi waktu mintalah sekalian kepada petugas kelurahan formulir pembuatan akta kelahiran.
  5. Minta Surat Keterangan Kelahiran dari Kelurahan Setempat. Siapkan juga lampirannya. Jika penambahan anak baru lahir siapkan kopian dan asli Surat keterangan lahir dari Bidan/ dokter/ rumah sakit yang menangani kelahiran anak tersebut.
  6. Siapkan lampiran berupa FC Surat Nikah dan FC KK untuk arsip kelurahan
  7. Bawa ballpoint sendiri

Berkas yang dibuat di kelurahan tersebut kemudian dibawa ke Kecamatan untuk divalidasi (ditandatangani). Setelah itu petugas kecamatan pasti akan mengarahkan ke Disdukcail yang ada di sekitar kecamatan. Tapi jika ingin lebih cepat bawa langsung ke Kantor Disdukcapil Kota Semarang yang ada di jalan kanguru No.3 dengan membawa lampiran lain seperti ;
  1. Membawa KK asli dan Akta Nikah Asli karena nantinya minta diperlihatkan kepada petugas. Jika tidak membawa dokumen asli, gunakan fotokopian berkas yang sudah dilegalisir. 
  2. Surat kelahiran dari rumah Sakit/Puskesmas/ dokter / bidan / penolong persalinan Lainnya (ASLI) 
  3. Surat keterangan kelahiran dari Kepala Desa / Lurah (Asli) 
  4. Surat Pengantar Pembuatan Akta Kelahiran dari Desa/ Lurah (asli) 
  5. Fotokopi KK dan Fotokopi kutipan akta perkawinan / akta nikah orang tua. 
  6. 2 buah materai untuk jaga-jaga
  7. Bawa ballpoint sendiri

Jika Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2018 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil sudah total diberlakukan, berarti nanti nggak ada lagi pengantar RT, RW, Kelurahan dan Kecamatan. Pengurusannya langsung datang ke kantor pembantu atau dinas setempat.

Letak Perbedaan dengan Pengurusan di Disdukcapil Kecamatan
Nah disini letak perbedaannya. Jika berkas diatas sudah siap, pemohon langsung membawa berkas tadi ke Disdukcapil Kota Semarang sebelum pukul 14.00 WIB. Untuk diketahui, jam pelayanan registrasinya dari jam 08.00 s.d 14.00 WIB. Jadi, ambil antrian paling terakhir adalah pukul 14.00, disana nanti ada petugas yang menjaga mesin antrian. Jika sudah pukul 14.00 WIB mesin antrian akan dimatikan. Artnya yang datang selepas itu sudah tidak bisa mendaftar.

Disarankan datang lebih pagi sekalian agar mendapatkan nomor antrian awal. Atau datang setelah dhuhur sekalian agar tidak terlalu banyak antrian, karena pengunjung sudah mulai luang. Lebih cepat lebih baik, karena setiap harinya banyak orang yang mengurus hal yang sama dengan kita.


Setelah sampai kantor pengurusan, sampaikan kepada petugas loket antrian terkait keperluan kita. Antrian di Loket 7/ 8/ 9,  yang merupakan Loket khusus untuk mengurus Akte Kelahiran. Untuk mengindari kebosanan saat menunggu, Pastikan baterai ponsel kita penuh dan mempunyai paket data yang cukup sebagai alternatif hiburan saat menunggu. Atau bisa bersosialisasi (basa-basi) dengan orang-orang disebelah kita atau sekitar kita

Jika baterai habis, kita akan kesulitan mencari sumber listrik untuk mengisi daya baterai ponsel, karena di Disdukcapil Kota tidak disiapkan tempat khusus untuk mengisi daya baterai ponsel. Disediakan cuma satu colokan listrik dan bukan ditempat khusus. Karena cuma satu, tentu harus antri  dan berbagi menggunakannya.


Pastikan selalu waspada saat mendekati nomor antrian kita. Maju ke meja loket saat nomor antrian kita dipanggil, dan sodorkan data-data yang telah dibawa (disiapkan). Petugas akan mengecek kelengkapan yang dipersyaratkan, terutama dokumen asli seperti Akta nikah yang harus diperlihatkan di hadapan petugas.

Jika syarat Kurang atau tidak lengkap, petugas akan mengembalikan berkas dan meminta untuk dilengkapi, tapi jika syarat sudah lengkap, petugas akan membuat bukti pengambilan Akta dan KK kita. Seperti yang sudah dijelaskan, lama waktunya adalah 2 pekan, jadi 2 pekan lagi kita bisa ke Disdukcapil Kota kembali untuk mengambil KK dan Akta Asli yang sudah jadi.



Seteleh waktu yang dijanjikan tiba, kita  kembali ke Disdukcapil kembali dan ambil antrian di Loket 2, Loket pengambilan Dokumen yang sudah jadi. Bagi pemohon yang mengajukan pembuatan KK sekaligus Akta (Paket), petugas akan memberikan kenang-kenangan (cendramata) berupa dompet cantik.

Jika diperlukan, perbanyak sekalian dan legalisir sekalian mumpung masih di berada di Disdukcapil. Adapun prosedur Legalisir bisa baca di artikel Prosedur / Cara Legalisir Dokumen Kependudukan.

Sekian pengalaman saya dalam mengajukan permohonan  pembuatan KK dan Akta sekaligus di Disdukcapil Kota Semarang. Jika artikel Begini Cara Mengurus Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kelahiran Sekaligus di Semarang ini bermanfaat, silakan disebarluaskan atau dibagikan. Terimakasih atas kunjungannya!

Tuesday, November 27, 2018

Bagaimana Cara Mengurus Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kelahiran di Kantor Pembantu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Semarang?

27.11.18 0 Comments

Assalamualaykum Sobat dan bunda semuanya...

Mau tanya nih, kalau ngurus pembuatan atau pembaruan data KTP dan atau KK pada ngurus sendiri atau diurusin sih? seperti minta bantuan tetangga, saudara atau minta bantuan perangkat desa setempat. Kalau keluarga saya sih biasanya diurus sendiri kalau lagi tidak sibuk. Kalau lagi sibuk ya ujung-ujungnya minta bantuan perangkat desa setempat. Tapi untuk urusan begini biasanya suami yang paling rajin. Baru seminggu lahir atau setelah aqiqohan, suami langsung ngurus akta kelahiran dan perubahan kartu keluarga, baru beberapa minggu pinda rumah, suami langsung ngurus perubahan alamat pada KTP yang baru.

Kalau diurus sendiri memang bisa lebih cepat dari pada minta bantuan orang lain. Kepastian kapan jadinya juga jelas, karena dapat info langsung dari petugas setempat.


Nah sebelum Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2018 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil ini mulai diberlakukan resmi, saya akan sedikit berbagi info terkait  Bagaimana Cara Mengurus Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kelahiran melalui kantor pembantu dinas kependudukan dan pencatatan sipil kota semarang. Siapa tahu masih ada yang membutuhkan.

Seperti halnya saat kelahiran anak pertama, kelahiran anak kedua ini tidak berbeda jauh terkait dengan pengurusan akta kelahiran di kecil. Satu minggu setelah kelahiran atau setelah syukuran aqiqah, si Ayah langsung bergerak mengurus penambahan si kecil pada KK dan sekaligus membuat akta kelahirannya.

Ketika Mengurus Akta Kelahiran Anak, sudah tentu akan membuat daftar anggota keluarga di Kartu Keluarga (KK) lama berubah, karena ada penambahan anggota keluarga baru. Sehingga pengajuan Akta Kelahiran Anak otomatis memperbaharui KK yang sudah ada.

Dalam hal membuat akta kelahiran, pemohon (orang tua atau pihak keluarga) harus merubah KK lama terlebih dahulu dengan memasukkan nama anak yang baru lahir ke dalam KK baru. Artinya Proses perubahan KK harus diurus terlebih dahulu sebelum melakukan permohonan pembuatan Akta Kelahiran. Hahaha... ini pembahasaannya muter-muter nggak sih?! semoga nggak pada bingung yah..!

Mengurus Akte Kelahiran dan Kartu Keluarga (KK) di Semarang sebenarnya ada 2 jalur. Jalur pertama adalah jalur terusan artinya kita memperbaharui KK terlebih dahulu kemudian baru membuat akta kelahiran. Jalur pertama ini biasanya memanfaatkan kantor pembantu Disdukcapil. Sadangkan jalur yang kedua adalah jalur langsung, dimana kita bisa langsung mengurus sekaligus KK dan Akta Kelahiran, pengurusannya langsung ke Disdukcapil Kota. Pada artikel kali ini, kita lebih menginfokan cara mengurus KK dan Akta lewat jalur terusan.

Jika menggunakan jalur terusan, berarti kita memanfaatkan kantor pembantu disdukcapil yang ada di setiap kecamatan. Perlu diketahui ya, Di kota semarang sendiri, hampir semua kecamatan sudah ada kantor pembantu dinas kependudukan dan pencatatan sipil yang fungsinya sebagai penjembatan atau membantu warga agar lebih dekat pengurusannya, perihal pengurusan administrasi atau dokumen kependudukan.

Dengan menggunakan jalur terusan ini, berarti kita membuat KK terlebih dahulu, jika KK sudah jadi, baru dengan modal KK tadi kita masuk ke proses selanjutnya yaitu pembuatan akta kelahiran. Artinya, jalur terusan ini tidak bisa membuat KK dan akta sekaligus dalam satu kali pengajuan.

Prosedurnya umumnya, setelah kita mendapat pengantar RT, RW, Kelurahan dan Kecamatan, berkas dan pengantar permohonan pembuatan KK Baru diserahkan kepada petugas yang ada di kantor pembantu disdukcapil yang ada di sekitar kantor kecamatan. Setelah berkas diserahkan, biasanya butuh waktu minimal 1 minggu (5 hari kerja) agar KK baru tersebut jadi atau baru bisa diserahkan ke kita.

Adapun persyaratan yang harus di siapkan membuat perubahan KK adalah sebagai berikut :
  1. Surat Pengantar RT, RW, untuk mendapat Surat Pengantar dari Kelurahan
  2. Surat Pengantar dari kelurahan yang divalidasi oleh petugas kecamatan.
Adapun prosedur yang dilakukan di kelurahan adalah sebagai berikut ;
  1.  Mengisi Formulir Permohonan Pembuatan Kartu Keluarga yang disediakan petugas kelurahan dengan mengisi Kolom kepala keluarga dan Kolom penambahan Anggota keluarga
  2. Jika pengisian atau pemasukan kedalam KK tersebut menimbulkan perubahan data pada KTP nya maka wajib membuat KTP baru dengan meminta formulir Pembuatan KTP baru dikelurahan.
  3. Siapkan foto 3x4 2 lembar jika umur seseorang yang akan ditambahkan diatas 10 tahun. Jika bayi baru lahir tidak usah menyiapkan foto.
  4. Penambahan anak karena baru lahir, untuk efisiensi waktu mintalah sekalian kepada petugas kelurahan formulir pembuatan akta kelahiran.
  5. Minta Surat Keterangan Kelahiran dari Kelurahan Setempat. Siapkan juga lampirannya. Jika penambahan anak baru lahir siapkan kopian dan asli Surat keterangan lahir dari Bidan/ dokter/ rumah sakit yang menangani kelahiran anak tersebut.
  6. Siapkan lampiran berupa FC Surat Nikah dan FC KK untuk arsip kelurahan
  7. Bawa ballpoint sendiri biar lebih enak dan lebih cepat.
Berkas yang dibuat di kelurahan tersebut kemudian dibawa ke Kecamatan untuk divalidasi (ditandatangani). Setelah itu petugas kecamatan pasti akan mengarahkan ke Disdukcail yang ada di sekitar kecamatan dengan membawa ;
  1. KK asli dan Akta Nikah Asli karena nantinya minta diperlihatkan kepada petugas. Jika tidak membawa dokumen asli, gunakan fotokopian berkas yang sudah dilegalisir. 
  2. Surat kelahiran dari rumah Sakit/Puskesmas/ dokter / bidan / penolong persalinan Lainnya (ASLI) 
  3. Surat keterangan kelahiran dari Kepala Desa / Lurah (Asli) 
  4. Surat Pengantar Pembuatan Akta Kelahiran dari Desa/ Lurah (asli) 
  5. Fotokopi KK dan Fotokopi kutipan akta perkawinan / akta nikah orang tua. 
  6. 2 buah materai untuk jaga-jaga
  7. Bawa ballpoint sendiri
Kalau Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2018 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil sudah total diberlakukan, berarti nanti nggak ada lagi pengantar RT, RW, Kelurahan dan Kecamatan. Pengurusannya langsung datang ke kantor pembantu atau dinas setempat.

Nah, setelah KK baru sudah jadi dan sudah bisa diambil, baru deh berkas permohonan akta dibawa dan diserahkan kembali ke Petugas setempat untuk dibuatkan akte kelahiran anak. Tunggu sekitar 10 hari kerja, akta kalahiran anak sudah bisa kita ambil. Jadi bisa dibilang, proses dari awal hingga akta kelahiran jadi memerlukan waktu, 7 hari buat KK dan 14 hari untuk Akta Kelahiran itu sendiri, total waktunya adalah sekitar 21 hari.

Terlihat sedikit ribet ya, kalau ngurusnya di satu loket yang sama, kenapa berkas pengurusan akta kelahiran tidak diserahkan bersama sama diawal dan sekalian diurus atau dibuatkan Akta kelahirannya, dari pada pemohon harus bolak balik ngurus. Toh orangnya itu-itu juga.

Alternatifnya, jika tidak mau ribet ngurus 2x, mendingan pengurusan KK dan Akta kelahiran langsung diurus di disdukcapil pusat, bukan di disdukcapil pembantu.  Kalau dipusat, sekali datang, pemohon bisa ngurus KK dan Akta bersamaan (sekaligus). Konsekuensinya harus lebih jauh saja ngurusnya, tapi efektif sekali urus KK dan Akta Kelahiran bisa diajukan sekaligus.

Baca juga ya :  Begini Cara Mengurus Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kelahiran Sekaligus di Semarang

Sebenarnya mau dibuat kapan akta kelahiran anak itu bebas-bebas saja, apalagi sekarang denda atas keterlambatan pembuatan akta untuk kota semarang sudah dihapuskan. Tapi kan lebih cepat lebih baik, iya nggak bun?

Nah sekian sedikit info terkait pengurusan akta dan kartu keluarga. jika artikel yang berjudul  Bagaimana Cara Mengurus Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kelahiran di Kantor Pembantu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Semarang? ini bermanfaat, jangan segan untuk dibagikan ya bunda... Terimakasih atas kunjungannya..

Tuesday, September 25, 2018

5 Tips Persiapan Finansial menghadapi Persalinan atau Melahirkan bagi Bunda

25.9.18 0 Comments

Assalamualaykum bunda? Sehat semua ya? ada yang sedang merencanakan kehamilan kah? atau sedang hamil saat ini? Kali ini saya mau berbagi tentang persiapan melahirkan, khususnya seputar persiapan keuangan atau persiapan finansial. 

Sepakat ya bunda, kehamilan yang baik tentunya melalui sebuah perencanaan, tidak sekenanya dan tidak pula sejadinya. Dan Doa adalah awal dari proses kehamilan itu sendiri. Bagaimana kita sebagai orang tua tentunya tidak hanya cepat diberi anak atau momongan, tapi juga dikarunia anak yang normal, sehat, berbakti lagi sholih/sholihah. Dan secara ukuran dunia, putra-putri kita diberikan kecerdasan diberikan kehidupan yang lebih baik dari orang tuanya dan itu memerlukan untain doa dari para orang tuanya sejak dini, sebelum sikecil lahir kedunia.

Jikapun jaraknya berdekatan, kalau memang itu sudah menjadi rencana mereka, kenapa orang lain harus berkomentar? Toh orang lain juga tidak merasa direpotkan oleh orang yang punya anak dengan jarak berdekatan!

Karena kehamilan itu direncanakan, tentu setiap fase dan tahapnya sudah difikirkan oleh para orang tua seperti bagaimana pemenuhan gizi dan nutrisi si kecil dalam janin, terus mau dimana kontrol tiap bulannya, terus mau dimana lahirannya, mau diberi nama siapa, mau syukurannya seperti apa dan hal lainnya, baik berkaitan dengan psikologis si ibu dan berkaitan dengan financial untuk kedepannya.

Salah satu hal yang perlu persiapan saat kita berencana memiliki momongan adalah persiapan keuangan atau persiapan finansial. Betul, setiap makluk ada rejekinya sendiri-sendiri, pun jabang bayi yang ada di perut hingga ia keluar dari rahim ibundanya sudah dijamin rejekinya oleh Allah swt, jadi janganlah takut akan rezeki mereka, tugas kita sebagai orang tua adalah berupaya dan menjemput rejeki tersebut, syukur-syukur diberi lebih rejekinya.

Jika rejeki sudah diatur, terus kita akan pasrah begitu saja? tentu tidak bukan?! Dan apakah  kita sebagai orang tua yang mengharapkan si kecil hadir ditengah tenah kita itu rela  mempersiapkan semuanya dengan berjalan alami apa adanya tanpa proses pengupayaan yang lebih baik? Orang tua hanya pasrah tanpa ada rencana mau dibawa kemana jika tiba saatnya kelak.

Kalau normal-normal saja sih tidak masalah, bagaimana kalau ada kehendak Allah yang lain seperti pendarahan sebelum waktunya, tali pusar yang melilit, jabang bayi yang sungsang dan kondisi tak terduga lainnya yang kita sendiri tak bisa berbuat apa-apa meski saran dokter kandungan sudah kita jalani semuanya. Semuanya berharap normal tanpa hambatan, tapi kita tidak tahu takdir yang ada di depan kita!

Salah satu peran serta yang paling penting memang ada pada suami sebagai tulang punggung pencari rejeki. Tak heran suami akan lebih rela banting tulang agar mendaatkan tambahan rupiah untuk kenyamanan persalinan sang istri dan calon anaknya. Karena sang suami tersebut tahu, bahwa istrinya akan mengalami proses yang paling menyakitkan, jika ia mengerti itu tentu ia akan berusaha agar rasa sakit itu bisa dilawan oleh sang istri, minimal dengan adanya suami di samping istri saat istrinya melahirkan. Syukur-syukur bisa memilihkan tempat yang nyaman untuk istrinya saat menjalani peristiwa yang sangat menegangkan itu.

Persiapan finansial sebelum melahirkan dan sesudah melahirkan sangat penting untuk diperhatikan, seperti biaya kontrol kehamilan rutin, biaya kebutuhan nutrisi si jabang bayi, nutrisi si ibu, biaya persalinan, biaya perlengkapan bayi baru lahir, biaya kontrol pasca melahirkan, biaya syukuran atau aqiqohan setelah melahirkan, serta kebutuhan-kebutuhan lain yang memerlukan pendanaan. Apalagi peraturan baru BPJS tidak menanggung biaya persalinan yang lahir normal apapun gejala awalnya.

Sebenarnya banyak program yang bisa digunakan sebagai persiapan kehamilan dan persalinan (melahirkan) diantaranya :

1. Menabung 
Yang di maksud menabung disini adalah menabung baik dengan cara menyisihkan sebagian uang untuk ditabung tanpa batasan tertentu, sehingga uang tabungan tersebut bisa sewaktu-waktu kita ambil tanpa menunggu jatuh tempo waktu pengambilan. Bisa juga disimpan dirumah asal kita komitmen tidak akan mengambil uang tersebut jika bukan  peruntukannya.

2. Membuka tabungan rencana Tahunan
Sebelum merencanakan punya momongan, jauh sebelum itu bisa juga kita membuka program tabungan impian. Yang mana program tabungan ini biasanya berjangka dan bisa diambil sesuai dengan akad awalnya, Minimal jangka waktu agar uang tabungan itu bisa diambil adalah jangka waktu satu tahun. 

Sebagian besar orang sudah mempunyai ATM dan Buku tabungan. Tidak ada salahnya jika kita membuka tabungan tahunan di bank tersebut sebagai bekal persiapan melahirkan. Karena proses melahirkan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. 

Membuka tabungan tahunan berarti kita sepakat pihak bank berhak men-debet sejumlah nominal yang telah disepakati disetiap bulannya. Uang ini akan disimpan pihak bank dan tidak bisa diambil karena kita tidak dibekali ATM dan tidak bisa tarik tunai di teller. Jika memilih menarik tunai sebelum jatuh tempo, sama saja kita mengambil semua yang sudah disetorkan dan pihak bank biasanya akan memberikan denda atas pelanggaran tersebut dan langsung menutup tabungan tersebut. 

Namun jika waktu yang disepakati telah habis atau sudah jatuh tempo, dana akan langsung dicairkan atau dipindahkan secara otomatis ke rekening tabungan induk (rekening utama). Pembukaan rekening biasanya mulai  Rp 100.000, dan setoran rutin minimal Rp. 100.000 pula. Tapi biasanya beda bank beda kebijakan dan aturan. 

3. Arisan
Menyimpan uang dengan jalan mengikuti arisan juga lebih aman, asal kita memilih pengelola yang sudah kredibel atau dikenal dalam dunia arisan ibu-ibu ataupun bapak bapak. Tapi kalau arisan kadang bisa tidak tentu, karena bisa jadi kita yang narik duluan padahal persalinan masih 8 bulan lagi. Jika tidak pandai pandai menyimpan kembali malah bisa langsung habis saat narik arisan.

Jika ikut arisan, coba request atau dikomunikasikan, bisa nggak saya giliran bulan ini (bulan tertentu)? jadi tidak harus menunggu menjadi yang terakhir atau yang pertama. Kadang jika kita sedang butuh dan selama ada komunikasi dan dibolehkan, kita bisa mendapat giliran sesuai yang kita inginkan. Atau kalau kita narik diawal, kita bisa menawarkan kepada yang lain siapa tau ada yang lebih membutuhkan. 

4. Asuransi Kesehatan
Bagi yang sudah bekerja dan diikutkan asuransi kesehatan oleh perusahaan, hal ini sangat bisa membantu biaya persalinan. Tapi dengan catatan asuransi kesehatan milik swasta ya? kan kabarnya kalau pakai asuransi BPJS, melahirkan normal tidak di tanggung oleh BPJS. aturan baru sih katanya gitu. Semoga BPJS menarik kembali aturan baru tersebut, agar bisa meringankan anggaran melahirkan para peserta BPJS. Kan lumayan biaya persalinan normal di rumah sakit sekitar 3 jutaan bisa buat aqiqohan jika semuanya ditanggung BPJS.

5.  Menjalin Silaturahim Dengan Relasi
Ini cara paling terakhir. Jika kebutuhan keuangan melebih dari yang direncanakan maka jalan terakhir adalah mencari relasi yang bisa memberikan pinjaman kepada kita. Tapi semoga cara ini tidak kita gunakan. Cukup dengan simpanan murni yang milik kita, sudah bisa memenuhi kebutuhan persalinan dan pasca persalinan tanpa merepotkan orang lain.

Nah itu sedikitnya 5 Cara yang bisa kita tempuh dalam mempersiapkan biasa persalinan khususnya dan biaya-biaya lain yang berkaitan dengan itu pada umumnya baik sebelum persalinan atau setelah persalinan. Jika artikel berjudul 5 Tips Persiapan Finansial menghadapi Persalinan atau Melahirkan bagi Bunda ini bermanfaat silakan dibagikan atau disebarluaskan.

Wednesday, June 27, 2018

Creamy Abis, Ini Dia Koka Cheese Tea, Teh Kekinian yang Lagi Ngetren ala Loffle Pop Up Dessert

27.6.18 7 Comments
https://www.realitarelita.com/

Assalamu'alaikum..

Percaya nggak sobat, kalau ternyata sebuah minuman bisa menjadi mood booster ampuh bagi diri yang sedang jenuh? Kalau saya sih iyess banget. Apalagi bagi busui (ibu menyusui) seperti saya, harus pinter-pinter jaga mood biar ASI tetap good (melimpah). 😊

Biasanya kalau lagi jenuh, saya minta tolong suami untuk dibelikan minuman dingin favorit dari toko terdekat, saat saya tak bisa ke luar rumah karena harus jagain dua anak. Salah satu minuman favorit saya yaitu teh susu (milk tea). Setelah minum teh yang satu ini, tubuh saya serasa segar kembali, fikiran jadi jernih dan moodpun kembali membaik, beneran! 😁

Selain teh susu, saya juga suka teh yang divariasikan dengan keju atau biasa disebut Cheese Tea.  Berawal dari suka makan makanan yang berbalut keju seperi cake ber-topping keju, steak keju, salad, akhirnya pengen nyoba minuman yang berbalut keju seperti Cheese Tea ini. Memang ada yaa teh keju? Ada dong! Kebetulan minggu kemarin saya habis nyobain teh yang lagi ngetren ini.

Udah pada tahu belum nih kalau Cheese Tea ini berasal dari Taiwan, dan sekarang mulai menjamur di China, Singapura, Malaysia, Hongkong, Amerika Serikat dan Indonesia. Dan beruntung banget di Semarang ternyata sudah ada dessert restaurant yang menyediakan minuman ini. Tepatnya di Loffle Pop Up Dessert. Nggak mau menyia-menyiakan kesempatan, pas ada ajakan teman buat main ke kedai ini, langsung saya iyain aja :).
https://www.realitarelita.com/
Perkembangan Loffle dari Waktu Ke Waktu
Loffle sendiri merupakan dessert restaurant di Semarang yang berdiri sejak tahun 2015. Sekarang Loffle sudah  mempunyai 2 store. Loffle Uptown yang berlokasi di kawasan kampus Universitas Diponegoro, tepatnya di Jalan Tirto Agung No 50 Banyumanik. Dan cabangnya Loffle Downtown terletak di Jalan Pleburan Barat No 10 Semarang.

Kerennya, Loffle ini dulunya  bermula dari store kaki lima lo.. Penjualnya menjajakan makanan berupa dessert di tepi jalan menggunakan mobil, dekat Taman Tirto Agung Tembalang. Semakin lama semakin banyak pelanggan setianya, akhirnya di bukalah Store Uptown. Kebetulan saya kemarin diajak teman buat nyobain menu yang di Loffle Downtown.


Loffle Pop Up Dessert  menyajikan berbagai menu penutup (dessert) yang enak, segar dan sesuatu yang sedang terkenal di negara-negara maju. Menu dessert yang disajikan variatif seperti Anmitsu dan Honey Toast dari Japanese dessert, dan Oriental Dessert dari Taiwan. Adapun untuk menu baru, mereka juga punya menu yang cukup menarik, yaitu Cheese Tart dan Koka Cheese Tea. Saya sendiri tertarik untuk mencoba  Koka Cheese Tea dan Anmitsu Boba .

Koka Cheese Tea, Teh Kekinian yang Creamy, Enak dan Segar
Kebayang nggak sobat, gimana rasanya teh segar berpadu dengan cheese foam diatasnya? hmm.. creamy, gurih, manis, segar berpadu menjadi satu. Benar-benar lezatosss!! Koka Cheese Tea, kejunya tebel banget, untuk kamu pecinta keju pasti bakalan suka. Ada 8 varian teh yang digunakan pada Koka Cheese Tea ini, ada Original, Green Tea, Thai Tea, Apple Tea, Lychee Tea, Blackcurrant Tea, Yakult Tea dan Matcha Latte. Silahkan sobat, bisa pilih sesuai selera masing-masing yaa.
Hmm..Segarnya Koka Cheese Tea :)
Saya sendiri memilih Matcha Latte sebagai base teanya. Saya suka banget sama matcha latte, biasanya saya menikmatinya dalam bentuk makanan seperti donat, eskrim, biskuit, dll. Tapi kali ini saya ingin coba dalam bentuk minuman berupa teh. Matcha latte selain rasanya yang manis dan unik, ternyata juga mengandung senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan lo seperti kafein, polifenol, dan antioksidan lebih tinggi (termasuk EGCG) dan L-Theanine lebih banyak daripada rata-rata teh hijau.

Oleh karena itu, para peneliti mengatakan bahwa matcha memiliki kemampuan mencegah kanker, menjernihkan pikiran, meningkatkan konsentrasi, menangkal radikal bebas, memperbaiki sel tubuh  dan membakar lemak lebih tinggi (brilicious.brilio.net, 2018). Cocok nih bagi siapa saja yang sedang menjalankan program diet..hehe.
Ini nih pilihan saya Koka Cheese Tea Varian Matccha Latte :)
Jadi Koka Cheese Tea yang saya pilih kali ini, bagian bawahnya terbuat dari varian teh matcha latte sedangkan bagian atasnya diberi lapisan lembut krim keju yang sedikit manis sehingga menghasilkan cita rasa gurih, manis sekaligus menyegarkan. Sobat bisa pilih sendiri campuran gula yang diinginkan, bisa 100 % bagi penyuka manis atau 50 % saja. Minuman ini sangat cocok buat kita-kita yang hidup di daerah terik seperti Kota Semarang ini.
https://www.realitarelita.com/
Begini Cara Menikmati Koka Cheese Teanya, masih kurang miring dari 45° sih :)
(Foto: hidayah-art.com)
Selain rasanya yang unik, cara menikmati Koka Cheese Tea juga tak kalah unik lo. Setelah tutup kemasan dibuka, Koka Cheese Tea bisa langsung diseruput secara langsung dengan memiringkan gelas 45°, sehingga kita bisa menikmati kombinasi Cheese Tea yang nikmat tanpa menggunakan sedotan. Teguk dan rasakan lembutnya keju dari permukaan gelas. Kalau sudah muncul kumis keju di bibir, barulah purna ritual minum Koka Cheese Tea kita :).

Kalau biasanya minuman kaya gini diminum dengan cara diaduk dan dicampur terlebih dulu, lain halnya dengan Koka Cheese Tea. Kamu dilarang untuk mencampurkannya, supaya cream cheesenya tidak menyatu dengan teh, sehingga dapat mengubah rasa.
https://www.realitarelita.com/
Loffle Pop Up Dessert Downtown yang Cozy, Instagramable lagi :)
Oh iya, Koka Cheese Tea sendiri di Loffle Pop Up Dessert baru tersedia sejak Februari 2018 lalu. Tapi walaupun baru, minuman ini sudah langsung menjadi menu favorit kedua di Loffle lo. Lalu kenapa Cheese Tea di kedai ini diberi nama Koka Cheese Tea? Alasannya karena para owners terinspirasi dari kata 'Koka' itu sendiri yang merupakan sebuah tempat yang terkenal sebagai tanah airnya para ninja sebut 'Jepang'. Konon, penduduk Koka ini memiliki stamina yang sangat kuat dan usia yang relatif panjang, salah satunya karena kebiasaan mereka meminum teh setiap hari. Nah harapannya, setelah menikmati Koka Cheese Tea ini, pengunjung akan merasakan manfaatnya, tubuh menjadi lebih relaks.

Tadinya saya bingung, mau pilih Koka Cheese Tea yang Matcha Latte atau Blackcurrant Tea, jadi ceritanya saya masih penasaran sama si Blackcurrant ini, hehe. Semoga lain waktu saya bisa nyobain varian lainnya bareng keluarga di sini. Selain Matcha latte, saya juga sempat icip-icip Koka Cheese Tea varian Lychee Tea punya teman, ternyata rasanya nggak kalah enak sama yang matcha, hanya yang ini rasa buahnya lebih terasa. 

Anmitsu Boba, Si Menu Andalan Yang Komplit  :)
Menu kedua yang saya pilih sebagai pendamping Koka Cheese Tea adalah Anmitsu boba. Pas lihat daftar menu, saya sangat tergiur untuk mencoba menu yang tampilannya cantik ini. Kata waiter, Anmitsu boba merupakan menu andalan di Loffle.
https://www.realitarelita.com/
Beberapa Menu Yang Ada di Loffle Pop Up Dessert
Dan ternyata benar, pas pertama disajikan saya udah nggak sabar buat segera nyobain..dessert platingnya keren abis. Atmitsu boba berisikan potongan buah pisang, buah naga, kelengkeng dan kiwi berpadu dengan sirup karamel, es krim dan boba di atasnya. Hm yummy.. manis, asam, creamy, gurih dingin segar jadi satu, benar-benar perpaduan yang pas dan komplit. Tubuh serasa kembali fresh dan bikin mood kembali oke. Oh iya, es krimnya bisa milih sesuai kesukaanmu yaa sob. Kalau saya kemarin milih yang rasa vanila.
https://www.realitarelita.com/
Segarnya Anmitsu boba :)
Kemarin pas saya makan di sini, ada banyak kaula muda yang sedang nongkrong dan memesan menu yang sama dengan saya yaitu Koka Cheese Tea. Loffle Pop Up Dessert memang tempat yang cocok buat nongki-nongki cantik bersama keluarga, sahabat atau pasangan. Selain sajian dessertnya yang enak-enak dan kekinian, harganya juga bersahabat dengan kantong kita, mulai dari 15 ribu sd 21 ribu saja.

Selain itu, bisa takeaway juga lo dengan potongan Rp 2000 kalau bawa tempat makan/ minum sendiri. Loffle juga cozy abiss, desain kedainya kekinian dengan tema khas anak muda, benar-benar instagramable, cocok buat kamu-kamu generasi Millennials yang suka mengabadikan moment, hehe.

Sekilas Tentang Loffle Pop Up Dessert
Loffle menjadi salah satu tempat asyik yang recommended buat kamu-kamu yang mau nongkrong sambil menikmati berbagai macam dessert. Ada banyak menu yang bisa dipilih, tidak hanya Koka Cheese Tea dan Anmitsu Boba lo?!. Ternyata berdasarkan penilaian TripAdvisor, Loffle ini menjadi no 2 dessert terbaik di Semarang. Apa itu TripAdvisor? TripAdvisor merupakan situs wisata penyedia hotel, restoran, dan paket wisata terbesar di dunia, dengan banyak ulasan terpercaya yang sangat membantu wisatawan dalam mencari dan menentukan penginapan, resto dan tempat lainnya.

Loffle berupaya peduli dengan pendidikan, terbukti dengan programnya memberikan beasiswa pendidikan kepada teman-teman di SLB Negeri Ungaran. Program ini merupakan program berkelanjutan sebagai bentuk dukungan dan manfaat bagi masyarakat. Loffle juga berupaya melatih dan mempekerjakan ibu-ibu rumah tangga dan sampai saat ini sudah mempunya 18 karyawan termasuk vendor didalamnya.
https://www.realitarelita.com/
Cara Sederhana Untuk Peduli terhadap Lingkungan (kiri: struk dikirim lewat email, kanan: yellow card)
Yang tak kalah keren, Loffle juga mempunyai program untuk terus konsisten mengkampanyekan reduksi penggunaan kertas. Caranya sederhana yang dilakukan adalah dengan mengirim struk pembelian dessert, langsung ke email teman-teman pembeli. Hal ini selain lebih ramah lingkungan, kita juga bisa memberikan feedback langsung untuk Loffle. Menarik bukan?

Selain itu, banyak diskon juga yang diberikan lo, baik dalam bentuk potongan maupun compliment untuk sobat semua. Setelah mencoba menu di sini, kita juga akan dapat yellow card seperti gambar di atas. Yellow card ini bisa ditukar dengan free oriental dessert, notebook kece atau diskon perawatan kulit di @Larissa Center. Bisa juga ditukar dengan free access di @tigaperempat, tempat paling cozy buat kamu yang mau ngerjain tugas/ kerjaan seharian.

Terkait pembayaran, buat nasabah @bni46 bisa dapetin free oriental dessert setip hari setiap transaksi dengan BNI Kartu Debit. Loffle juga bekerjasama juga dengan T-Cash Telkomsel yang memberikan penawaran menarik bagi pengguna T-Cash. Wah banyak yaa diskonannya...:).


Sayangnya, kita nggak bisa lama-lama nongkrong di sini nih, soalnya harus gantian sama pembeli yang lain, rame sob tempatnya. Pengen tahu suasana tempatnya? Sobat bisa lihat video di atas yaa, hati-hati kepincut, hehe.

Jadi, yakin nih sobat nggak penasaran sama Koka Cheese Tea dan Anmitsu Boba seperti yang sudah saya coba? hehe. Nah yang di luar Semarang gimana nih kalau udah terlanjur ngiler sama menu yang saya sebut tadi? Tenang, kemarin saya dapat bocoran dari salah satu barista di Loffle, kalau tahun ini Koka Cheese Tea akan hadir di berbagai kota besar di Indonesia. Pantengin terus yaa sob medosnya @loffle.id.

Daripada penasaran, yang di Semarang yuks segera aja apelin Loffle Pop Up Dessertnya, setiap hari buka mulai pukul 13.00 sd 22.00. Kalau udah nyobain, jangan lupa share fotonya di medsos yaa, hehe *dasar generasi millennials :D

Nah sob, itu sedikit ulasan mengenai minuman kekinian yang wajib dicoba bagi para pecinta teh dan keju. Jika artikel ini dirasa menarik dan bermanfaat silakan dibagikan yaa.

Wassalamu'alaikum..


Tuesday, June 12, 2018

Masakan Rumah Spesial Khas Ramadhan ala SO GOOD

12.6.18 3 Comments



Assalamu'alaikum sobat semua, bagaimana nih kabar puasanya? Tak terasa besok sudah memasuki akhir Ramadhan mulia. Ada perasaan sedih dan menyesal karena belum bisa beribadah dengan optimal pada Ramadhan kali ini. Targetan-targetan amalan yang sudah dibuat, belum semuanya terlaksana. Ya Allah semoga Engkau berkenan memberikan kesempatan lagi bagi kami untuk meneguk pahala Ramadhan tahun depan, Aaamiin.

Thursday, June 7, 2018

Ambil Peranmu Sekarang Juga, Demi Sebuah Takdir Kejayaan Bangsa

7.6.18 10 Comments
Foto: Nia Nurdiansyah

Assalamu'alaikum Wr.Wb
Senin (4/6/18), kami para blogger berkesempatan menghadiri acara yang diselenggarakan oleh @Sembutopia bekerjasama dengan @TitikTengahPartnership dalam rangka memperingati hari Tanpa Tembakau Sedunia #WorldNoTobaccoDay2018 yang jatuh pada tanggal 31 mei, bertempat di Aston Semarang Hotel & Convention Center. Sembutopia sendiri merupakan sebuah gerakan dengan fokus utama pada isu-isu kesehatan di Indonesia. Sembutopia didirikan oleh orang-orang yang peduli akan kesehatan yang tidak hanya fisik tetapi juga mental. Salah satu pendirinya adalah Pak Kafi Kurnia, beliau merupakan pakar marketing dan motivator terkenal.

Salah satu hal yang dilakukan oleh Sembutopia adalah dengan mengkampanyekan hidup sehat kepada seluruh masyarakat indonesia dengan menggunakan platform sosial media baik IG, Fb maupun Twitter. Amazingnya, baru 6,5 bulan berdiri sejak November 2017, follower IGnya sudah menembus angka 56.000. Semoga dengan ini, akan semakin banyak orang yang tersadarkan dan tergerak hatinya untuk ikut serta mengkampanyekan gaya hidup sehat. Sayapun sangat tertarik untuk mengikuti acara ini, saat pertama kali ada undangan dari seorang sahabat blogger. 
Pemaparan Materi Oleh Pak Kafi Kurnia
Kampanye Hidup Sehat sangatlah penting dilakukan secara masif, harapannya ini bisa menjadi gerakan penyadaran bagi Masyarakat Indonesia. Apalagi, kesadaran akan hidup sehat pada masyarakat kita masih minim. Maunya sehat, tapi sayng baru sebatas omongan belaka belum sampai pada tindakan nyata. Maunya sehat, tapi tetap merokok. "Baru deh setelah terkena batunya alias sakit, baru tersadar dan bertobat", Kata Pak Kafi. 

Jadi nggak mempan tuh peringatan yang tertera di bungkus rokok: Merokok Membunuhmu atau Merokok Dapat Menyebabkan Kanker, Serangan Jantung, Impotensi, dan Gangguan Kehamilan dan Janin, kalau belum ditakdirkan terkena penyakit tersebut hiks. Padahal, dampaknya bagi orang-orang sekitar yang ikut menghirup asap rokok ini (perokok pasif), malah jauh lebih merugikan. Gimana tidak, kita yang tidak merokok, malah terkena dampaknya dan terkadang jauh lebih mengerikan dari para perokok itu sendiri. 

Siapa yang tidak prihatin membaca dan melihat berita di atas?! Saya sendiri sebelumnya pernah membaca berita ini di timeline Fb. Sontak saya langsung berkaca-kaca dan memeluk dan menciumi buah hati saya yang sedang tertidur saat ini. Hati ibu mana yang tidak tercabik melihat kejadian ini?! Seorang bayi baru lahir terkena pneumonia sangat berat, hampir semua paru-parunya berwarna putih, mengalami sesak nafas parah dan akhirnya berujung pada kematian.

Semua ini berawal saat sang bayi ikut menghirup asap rokok pada saat aqiqahannya. Saya sendiri ko yo jadi ikut jengkel sama bapak yang sembarangan ngerokok di ruangan tempat aqiqah tersebut berlangsung. Mbok yaa berhenti dulu, apalagi ada anak bayi di situ atau keluar dari ruangan kalau udah nggak tahan buat menghisap! hiks. Semoga ini menjadi pembelajaran bagi kita semua.
Curhatan Saya Tahun Lalu, @RelitaAprisa

Saya sendiri sering sebel kalau ketemu orang merokok di tempat umum, padahal jelas-jelas ada anak balita di situ. Kami sampai pindah-pindah tempat duduk dari satu kursi ke kursi yang lain, tapi selalu saja ada yang merokok. Herannya ko yo mereka biasa-biasa saja tanpa ada rasa nggak enak atau gimana gitu. Sekalipun saya sudah mencoba memperlihatkan kalau saya nggak nyaman, begitupun balita saya sudah saya suruh tutup hidung. Ingin rasanya kabur dari warung tersebut, tapi ko hujan lagi deras-derasnya di luar, nggak bawa payung atau mantel lagi.

Sedihnya lagi saya menyaksikan sendiri ada beberapa anak di bawah umur yang sedang asyik merokok saat itu, astaghfirullah dalam hati hanya bisa berdo'a semoga anak keturunan saya dijauhkan dari merokok, dan anak-anak tadi segera dapat hidayah, Aamiin. 

Kenapa hal ini bisa terjadi? Menurut Lisda Sundari, Ketua Lentera Anak, sebuah organisasi yang membela hak-hak anak, menyebut berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar Kemenkes 2013, "hampir 80% perokok, yang jumlah totalnya sekitar 16 juta, memulai merokok pada usia di bawah 19 tahun."
Angka-angka tersebut menurut Lisda "sangat mengkhawatirkan". Dia bertutur banyaknya perokok anak, karena banyak pula 'model perokok' di sekitar mereka. Astaghfirullahaladzim, kalau kaya gini, bagaimana nasib generasi bangsa kedepannya?

Yaps memang benar adanya, anak adalah peniru terbaik. Mereka bisa mencontoh orang tua, guru, kakak atau teman bermain yang sering berinteraksi dengan mereka. Kondisi tersebut membuat merokok seolah-olah adalah sebuah hal yang wajar dilakukan oleh orang dewasa, dan memberi kenikmatan sampai tingkat kecanduan.

Selain itu, akses anak-anak untuk mendapatkan rokok di Indonesia juga "sangat mudah". "Mereka bisa membeli rokok di mana saja. Rokok bisa dibeli dengan harga cuma Rp 1.000/ batang. Bahkan bisa lebih murah dari itu. Atau malah bisa dapat gratisan dari teman, hiks. Siapa yang nggak tergiur coba? Apalagi karakter anak-anak memiliki rasa penasarannya yang tinggi. Sekali dibiarkan dan sekali bisa merasakan kenikmatan merokok, maka untuk lepas darinya bukanlah hal yang mudah.

Lisda menegaskan tingginya jumlah perokok anak itu bisa 'mengancam masa depan Indonesia'. "Dampak merokok baru akan mereka rasakan 10-15 tahun mendatang. Kita bisa bayangkan nanti tahun 2030an, ketika Indonesia menikmati bonus demografi banyaknya masyarakat usia produktif, mereka malah sakit-sakitan.",ungkapnya.

Kalau kamu mau Indonesia berubah, mulailah dengan mendidik anakmu sendiri supaya tidak merokok, kata Pak Kafi Kurnia.
Menurut saya, kalau sudah seperti ini, semua pihak harus ambil peran supaya bisa menekan jumlah perokok. Tak hanya orang tua, guru atau Lsm tapi pemerintah selaku pemegang kebijakan tertinggi harus tegas terhadap hal ini! Ingatlah, generasi bangsa sedang dipertaruhkan! Tak apalah mengambil resiko yang cukup besar seperti terjadi penurunan penerimaan cukai untuk APBN, kan bisa dicari sumber pemasukan yang lain, bukannya Indonesia itu kaya, baik SDM dan SDAnya?

Kita juga memiliki Jejak Kejayaan di Masa Lampau. Alangkah baiknya jika kita mengambil pelajaran darinya dan menerapkannya di masa sekarang. Dengan bermodalkan warisan nenek moyang kita, mulai dari tradisi, budaya, sejarah dan kearifan lokal, lalu berupaya untuk memberdayakan warisan itu sehingga menjadi prestasi yang membanggakan. 

Atau jika alasannya bagaimana buruh yang bekerja di Industri Rokok bisa hidup? bagaimana buruh tembakau dapat penghasilan? Mulai sekarang, pikirkan dan buatkan lapangan pekerjaan baru, bukankah selalu ada jalan bagi sebuah tujuan yang mulia? InsyaAllah bisa, where there's a will there's a way.

Bisa jadi, Indonesia belum bisa mencapai Takdir Kejayaan karena bangsa kita belum mempunyai visi yang mampu mengantarkan Indonesia Ke Gerbang Kejayaan, kata Pak Kafi Kurnia.
Saya pribadi sangat sepakat dengan wacana yang baru-baru ini sedang berkembang, yaitu soal kenaikan harga rokok di Indonesia Rp 50.000/ bungkus dan tidak boleh dibeli bijian. Semoga dengan kebijakan ini akan mengurangi kemudahan untuk mendapatkan rokok yang pada akhirnya akan mengurangi jumlah perokok terutama perokok pemula.

Mari bersama-sama menyembuhkan Indonesia, demi Kejayaan Bersama. Tentukan peranmu sekarang juga! Mau menjadi bagian yang menyadarkan para perokok dengan mengkampanyekan hidup sehat atau menjadi bagian yang mengedukasi dan menyembuhkan para perokok dengan terapi yang terpercaya atau menjadi bagian yang membuat regulasi demi terciptanya habitat yang sehat dan nyaman, dll ? Apapun itu, pilihlah sesuai passion kita dan lakukanlah dengan ikhlas.

Masa depan bangsa ditentukan oleh peran kita semua tanpa terkecuali!:) Jangan mimpi Takdir Kejayaan Itu Akan terwujud, jika kita hanya menjadi generasi-generasi yang berpangku tangan. :(

Wassalamu'alaikum Wr.Wb

#Sembutopia
#WorldNoTobaccoDay
#Indonesia2020