Thursday, November 16, 2017

6 Cara Sederhana Dalam Berinternet Sehat

16.11.17 5 Comments
 
Sumber: infocara-sehat.blogspot.co.id


Asaalamu'alaikum sobat semua..

Menurut sobat seperti apa sih etika dalam berinternet sehat itu? Suka suka, semau saya atau ada aturan tertentu? Pernah ada sodara yang cerita, "Internetan tuh buat refreshing, jangan serius-serius, jadi kalau aku update status yaa bisa jadi benar atau tidak, haha". "Oh gitu yaa", sahut ku.

Wednesday, November 15, 2017

Tuesday, October 31, 2017

Cerita Rumah Impian Masa Depan

31.10.17 4 Comments


@homeandgardennet

Assalamu’alaikum..

Pagi-pagi gini boleh kan yaa berangan-angan punya rumah impian hehe, anggap saja sebagai sebuah cita-cita dan do’a di pagi hari pasca dhuha. semoga ada malaikat yang mengaminkan, Aamiin. Sebenarnya bukan tanpa sebab si sobat, saya berangan-angan sperti ini.

Semua berawal saat MbakDian Nafi dan Mbak Archa Bella, memberi tantangan menulis buat kami di Arisan GandjelRel yang ke-14 ini dengan tema “Ceritakan Detail Rumah Impianmu”. Tak heran tema ini tercetus dari Blogger famous seperti mereka, karena mereka juga seorang arsitektur yang ahli di bidang ini. Oke mb, saya terima dengan senang hati :D.

Sebenarnya saya sangat mensyukuri anugrah rumah yang saya tempati saat ini. Walau tergolong sederhana, sunyi (tidak bising), tetangganya juga baik-baik, dekat rumah tahfidz (belajar al qur’an), dekat mushola, cukup strategis dekat tempat sekolah anak, dll tapi satu yang bikin kurang betah, panas!! Hiks :(. Jangankan musim kemarau, musim hujan pun masih terasa panas. Alhasil kipas angin, AC tak pernah absen menemani kami siang dan malam.
Seperti apa detail rumah yang saya impikan? Yuks ah disimak sobat :)

1.    Tinggal di Daerah yang Adem
    Pengen deh rasanya punya rumah di daerah yang adem kaya di Kota Bogor, Salatiga, Magelang, Temanggung. Ngerasa banget nggak nyaman dengan cuaca di kota yang sekarang, Semarang. Dari pagi-malam, mau hujan atau kemarau ko yaa panas terus rasanya. Apalagi kalau lagi mati lampu, beuh..panasnya ampun-ampunan, keringat rasanya terus ngucurr. Kagak bakalan bisa tidur dah, hiks. Begitu pun pas sodara main pasti komentarnya sama, "panas banget yaa cha?!"..

    Sekarang, si kecil yang baru berumur 2 tahun juga lebih suka tidur di lantai dibandingkan di kasur, walau sudah pake AC sekalipun. Kalau dinasehatin, susah. Akhirnya ta biarkan sampai nyenyak dulu baru ta pindah ke kasur. Kalau di pikir-pikir, AC-an atau Kipasan juga kan kurang baik kan yaa, nggak alami.

2.    Terdapat taman yang bernuansa serba hijau
    Suka sama rumah yang di depannya ada taman yang tertata dan serba hijau deh. Yaa walau pun nggak rajin rapihin sih, hehe. Selain indah jika dipandang mata, juga sehat kan. Secara bisa menghasilkan oksigen dari tanaman tersebut. 
     
Sumber: rumahidolaku.com
Selain dihiasi tanaman juga terdapat kolam ikan, beuh indah banget nuansa alam berpadu air dan hewan air, jadi tambah asri dah :)

3.   Tersedia garasi di Depan Rumah
    Nah garasi juga bagian yang cukup penting ni sobat. Yaa walaupun sekarang kami belum punya    mobil, tapi kami bercita-cita punya mobil suatu saat. Biar hujan nggak kehujanan, panas nggak kepanasan, Aamiin.

    Alhamdulillah rumah kami yang sekarang juga ada garasinya, walau baru di tempati sama motor, hehe. Tapi bermanfaat juga kalau pas keluarga besar main ke rumah. Biasanya bawa kendaraan pribadi jadi nggak harus numpang ke rumah tetangga atau parkir di depan rumah yang bisa ganggu kendaraan lain yang mau lewat, hehe.


4.    Terdapat ruang tamu yang nyaman
    Ruang tamu bernuansa serba hijau yang bisa mengobati kelelahan bagi tamu yang datang.       Berharap dengan ini tamu yang bertandang bisa betah di rumah kami :).
    
Sumber: @homeandgardennet
5.   
Terdapat mushola dalam rumah
    Nah ini cita-cita yang belum terwujud. Punya mushola di dalam rumah. Biasanya kalau sholat masih pindah sana sini. Kadang di kamar tidur, di ruang tamu, di depan tv, tergantung moodnya dan tempat yang bersihnya di mana, hehe.

     Kalau ada mushola kan bisa lebih nyaman dan lebih privasi. Si kecil dilarang bermain kotor-          kotoran di tempat ini, hehe. Selain sebagai tempat sholat juga, mushola ini bisa dijadikan sebagai tempat kita belajar agama seperti mengaji, baca shiroh, dll.

   


 
6.    Terdapat kamar mandi dan tempat mencuci yang bersih 
    Pengen deh punya kamar mandi yang terpisah sama WC biar lebih terjaga kebersihannya. Kamar  mandi yang sekarang masih nyatu sama WC, yaa karena keterbatasan lahan juga si. Pengen punya 2 kamar mandi, 2 WC dan tempat untuk mencuci baju yang cukup luas biar ada space buat tempat wudhu juga. Kan lebih tenang tuh kalau tempat wudhunya nggak nyatu sama KM dan WC, lebih bisa menjaga kebersihan.


7.    Terdapat ruang keluarga yang luas 
    Ruang keluarga sebagai tempat kita berbagi cerita, cinta dan makna kehidupan. Sebagai tempat belajar apa pun itu. Nah di sini juga pengennya ada perpus kecil-kecilan, sambil santai kita juga bisa baca buku-buku kesukaan :).
     
Sumber: @homeandgardennet

     

8.    Terdapat dapur yang menyatu dengan tempat makan
   Dapur dan tempat makan bagi saya seperti romeo and juliet yang harus selalu menyatu. Biar penyajiannya lebih mudah dan aromanya juga tercium di satu tempat, hehe. Pengennya dapur itu menghadap ke luar biar sensasi freshnya dapet :)
    
Sumber: @homeandgardennet
9.  Punya halaman belakang yang luas untuk tempat bermain anak dan tempat menjemur pakaian
     
   Terahir, pengen punya halaman belakang yang luas biar bisa dipake anak bermain sesukanya, mau mainanan air, lari-lari, loncat-loncat, bebas pokoknya :). Kasian selama ini kayanya ruang mainnya terbatas di dalam rumah yang tidak terlalu luas dan kurang eksplorasi, hiks. Mau ta ajak main terus ko yo emaknya nggak rajin, paling sore hari pas makan sore atau ngaji. 

    Bukannya males keluar, tapi kalau udah diajak main suka nggak mau pulang dan rebutan barang sama temennya. Ujung-ujungnya kerjaan emak jadi terbengkalai deh, hiks. Selain buat main, halaman belakang yang luas juga bisa digunakan buat jemur pakaian. Selama ini jemur pakaian di depan rumah, secara ndak ada lahan di belakang rumah, hiks.
    
Sumber: @homeandgardennet
   Walau begitu, saya sangat bersyukur dengan anugrah rumah yang Allah berikan untuk kami sekeluarga. Alhamdulillah masih punya tempat untuk berteduh dengan nyaman. Cerita di atas hanya sebuah harapan tanpa bermaksud mengingkari nikmat yang sudah diberikanNYA saat ini.
   
    Nah itu sobat, ceritaku tentang Rumah Impian di Masa Depan. Kalau rumah impian mu seperti apa?

    Wassalamu'alaikum....

Wednesday, October 18, 2017

5 Hobi Yang Bikin Jiwa dan Fikiran Jadi Sehat

18.10.17 3 Comments
5 Hobi Yang Bikin Jiwa dan Fikiran Jadi Sehat

Assalamu’alaikum Sobat Semua...

Disaat fikiran dan jiwa keruh, apa sih yang biasanya sobat kerjakan untuk mengusir kepenatan ini? Kalau saya, selain ibadah dan mendekatkan diri sama Allah SWT biasanya saya memilih melakukan hobi yang saya suka hehe.

Walau pun hobi yang saya punya belum bisa sepenuhnya produktif, dalam artian bisa menghasilkan sesuatu yang nyata, setidaknya hobi itu bisa menjadikan diri ini positif dalam menjalani hidup, eaa :D.
Apa saja si hobi yang bikin jiwa ini jadi sehat?

1)   Mendengarkan Musik dan Nyanyi
Sejak kecil sudah suka sama yang namanya musik dan berdendang. Dimulai dari lagu kanak-kanak yang didendangkan Trio Kwek-kwek (Leony, Dea Ananda, Alfandy), Joshua, Chikita Meidy, Meisy, Aghnes Monica, dll. Setiap hari ahad pagi agenda wajib yang harus di tongkrongin ya dengerin lagu-lagu ini sambil ikut nyanyi-nyanyi gitu deh hehe.

Lanjut Lagu-lagu yang dibawakan grup band Tahun 1990-an seperti Sheila On 7, Wayang, Dewa 19, Caffein, Element, Padi, Base Jam, Wayang, dll. Beberapa juga saya koleksi kasetnya. Setiap ada waktu luang disela-sela sekolah, biasanya saya setia nyetel kaset-kaset ini atau dengerin radio . Tentu sambil ikutan berdendang ria dong, Alhamdulillah orang rumah tidak ada yang merasa terganggu. Kata sodara suara saya, lumayan lah, hanya tak ada mental buat tampil di depan panggung hihi, jago kandang ceritanya :D.

Saya juga suka lagu-lagunya Ungu, Cokelat, April Lavigne. Lagu-lagu kenangan juga suka, kaya Betaria Sonata, Mayang Sari, Bruri, Krisye, dll. Semuanya pokoknya, asal beraliran pop mellow haha.

Seneng dan puas banget rasanya jiwa ini kalau habis dengerin dan ikutan teriak-teriak nyanyi, serasa tersemangati kembali. Tapi sekarang udah nggak ngikuti perkembangan musik lagi. Tapi masih tetep suka dengerin dan nyanyi-nyanyi saat ngetik tugas hehe. Hampa rasanya tanpa musik. Walau begitu tetap harus diimbangi dengan dengerin dan baca Al Qur’an juga, semoga bisa konsisten :).

2)   Traveling dan Kulineran
Dua hal ini juga saya juga suka banget. Setiap suami ada waktu luang, biasanya langsung saya ajak pergi keluar rumah. Yaa tidak harus jauh-jauh kan Traveling itu. Pergi ke taman kota, naik becak hias sambil foto-foto dan bikin video udah cukup menghibur hati ko J. Pulangnya mampir makan di sepanjang jalan Simpang 5, udah paket lengkap tuh. Traveling memang tidak lengkap tanpa kulineran yaa :D.

5 Hobi Yang Bikin Jiwa dan Fikiran Jadi Sehat
Makan dulu yuks ah :)


Kalau ada rejeki lebih, boleh lah Traveling agak jauh, banyak juga lo manfaat yang diperoleh dari halan-halan ini. Salah satunya, selain semakin mendekatkan ikatan sesama anggota keluarga juga bisa mengenal kuliner daerah setempat :D.

3)   Mengikuti Seminar
Nah ikut seminar juga suka banget, apalagi yang gratisan hehe. Selain dapat ilmu dan pengalaman berharga, juga bisa silaturahiim dan nambah teman baru. Akhir-akhir ini lagi suka ikut seminar parenting, menulis, kesehatan keluarga dan anak.

Rasanya setelah ikut seminar pikiran jadi jernih dan emosi jadi lebih terkendali. Walau efek dari seminar ini hanya bertahan beberapa hari, setelah itu kadang kembali lagi deh hawa-hawa negatifnya. Pada akhirnya, semua harus terus dilatih setiap saat. Tapi tetap menimba ilmu itu tak ada ruginya, karena ilmu adalah bekal. Selanjutnya tinggal bagaimana kita bisa memanfaatkan ilmu tersebut secara konsisten, iya nggak sob?!

4)   Mengajar
Sebenarnya berawal dari basic suka ngomong dan berbagi jadilah hobi suka mengajar ini terbentuk. Walau saat ini hobi ini belum berwujud menjadi profesi yang sesuai dengan jalur pendidikan yang sudah ku tempuh, tapi tetap saja masih jadi hobi.

Sekarang mungkin hanya bisa saya salurkan dengan mengajar anak, suami dan anak-anak orang di Rumah Tahfidz, semoga suatu waktu bisa menjangkau yang lebih jauh, Aamiin.

5)   Mainan Sosial Media
Beuh hobi yang satu ini kayanya nggak produktif banget yaa, banyak waktu kebuang hanya untuk bolak balik buka Fb, WA dan Instagram kalau saya, hiks. Rasanya tangan ko gatel kalau nggak buka kedua medsos ini :).

Yaa ada si manfaatnya, jadi tau ada info job, berita terkini yang viral sampai gosip hiks tapi seringnya melenakan. Sehari bisa berkali kali buka. Update status atau komen-komenan si termasuk jarang, karena saya tipe yang silent reader. Tapi ternyata walau sebatas baca juga memakan waktu lo.

Harusnya bisa ngerjain yang lebih penting malah terlewat mulu. Sampe terkadang batre hp sering low dan bunyi, akhirnya ditegur suami, hehe. “Ade..ade, hpnya dicas dulu toh, ko sampe bunyi kaya begitu”, nasihat suami. Hiks, belum bisa ngatur dan ngendaliin diri ni sob. Next time harus bisa, semangat!

Nah itu Mba Arina dan Mba Ika Puspita, 5 Hobi yang bikin jiwa dan fikiran saya sehat walau ada yang melenakkan si, harus dimanage lagi. Kalau Mba Arina dan Mba Ika tentu punya hobi yang tak kalah menarik dong? Secara dua orang ini adalah blogger ngehits nya Semarang lo. Banyak prestasi yang sudah diraih mereka. Sobat penasaran? Tinggal kepoin aja blognya yaa.

Nah kalau sobat sendiri hobinya apa? Adakah yang sama dengan saya?

Wassalamu’alaikum..


Monday, October 9, 2017

Pelajaran Penting Dari Pengalaman Pertama Melahirkan

9.10.17 2 Comments
Assalamu'alaikum Sobat semua. Melahirkan anak adalah sebuah moment yang dinantikan sekaligus mendebarkan. Rasa rindu ingin bertemu dengan buah hati serta rasa harap, cemas, takut bercampur jadi satu. Itulah kira-kira yang saya rasakan saat menjelang melahirkan anak pertama.

Badan yang semakin melemah didetik-detik menjelang melahirkan ditambah pikiran yang kalut, membuat diri semakin tidak tenang dibuatnya. Mungkin juga karena terlalu banyak informasi negatif mengenai melahirkan itu sendiri memenuhi ruang otak saya. 

Yang terlintas di otak saya saat itu hanya perasaan takut kesakitan karena proses melahirkan tanpa diimbangi dengan kebahagiaan yang akan didapat dari proses melahirkan itu sendiri.

Masih teringat jum'at sore dua tahun yang lalu, tanda-tanda cinta dari sang bayi sudah mulai terasa. Keluar flek disertai rasa mules layaknya sedang menstruasi. Alhamdulillah saat itu menjelang weekend, pas suami pulang kampung. Seketika saya langsung heboh, dan mengajak suami untuk mengantar saya ke bidan terdekat.

Setiba di Rumah bidan, saya langsung mengutarakan maksud dan bu bidan pun langsung mengecek pembukaan saat itu dengan memasukkan jari ke dalam lubang lahir. Subhanallah, sakitnya lumayan juga, hiks.

"Baru bukaan satu Mbak", kata bu bidan. Silahkan pulang dulu ke rumah, nanti empat jam lagi kesini atau besok sabtu pagi saja ndak apa-apa. Malamnya saya bawa ngepel rumah, supaya memudahkan proses melahirkan. Sabtu pagi saya masih kuat jalan-jalan pagi cukup jauh saat itu, Alhamdulillah

Sabtu sebelum dzuhur saya cek pembukaan kembali ke bidan dan ternyata masih sama, pembukaan satu, hiks. Sabtu siang ibu mulai was-was, ditambah ada berita kurang enak yang didapat dari sodara. Ceritanya ada tetangganya yang pembukaannya tidak nambah-nambah dan akhirnya dirujuk ke RS besar dan bayinya minum ketuban.

"Duh pembukaan mu ko tidak nambah-nambah yaa, ibu khawatir kenapa-napa. Biasanya kan makin lama makin kuat mulesnya", kata ibu. Alhasil saya pun cemas. Sebelum tidur malam, saya sempat baca-baca artikel tips biar melahirkan lancar. Salah satu isi artikel tersebut, menganjurkan untuk stimulasi puting dengan meraba-rabanya. Tanpa pikir panjang saya pun langsung melakukan itu. Dan ternyata Sesat!!!!!

Pasca stimulasi, kontraksi saya semakin kuat, sakit setiap beberapa menit sekali sampai semaleman tidak bisa tidur. Pasca subuh saya langsung ke tempat bidan, saya kira pembukaannya sudah nambah eh ternyata masih stagnan! dan saya pun diminta pulang kembali. Di rumah hanya bisa terbaring di tempat tidur sambil mengerang kesakitan. Orang serumah jadi panik semua.

Akhirnya Ahad jam 10 pagi, kami sekeluarga memutuskan untuk ke Rumah Sakit. Nyampe sana saya di cek pembukaan kembali, sudah ada penambahan walau sedikit katanya, pembukaan dua. Tapi sakitnya udah tidak karu-karuan. Akhirnya saya cek usg ke dokter kandungan, katanya ketuban pecah. Tapi ko saya tidak merasakan ada cairan yang keluar selain flek. "Ni dokter beneran ga toh?!", saya mulai ragu, saya bergumam dalam hati.

Eh akhir-akhirnya disaranin induksi biar prosesnya cepat. Spontan saya pun ketakutan, apalagi pernah dengar ada teman yang pernah induksi dan sakitnya ampun-ampunan. Saya pun menolak dan meminta proses biasa saja. eh dokternya malah bilang, "kalau mau nunggu alami silahkan pulang dulu. Kalau mau tidak sakit yaa jangan lewat normal, silahkan pilih Sc", katanya. Beuh, ilfil saya saat itu! Orang lagi kesakitan plus was-was malah ditegesin! Hiks

Atas saran keluarga, saya pun akhirnya mengiyakan untuk diinduksi. Subhanallah, setelah beberapa menit cairan induksi disuntikan, rasanya semakin tak karuan. Tiap 2 menit kontraksi, spontan saya teriak-teriak tanpa mempedulikan lingkungan sekitar. Suami berkali-kali menyarankan "tarik nafas de, tarik nafas". Tapi serasa tak banyak mengurangi rasa sakit.

Jam 13.00 mulai induksi, jam 17.00 di cek pembukaan lagi, Alhamdulillah sudah pembukaan tiga. Rasa sakit yang semakin bertambah, tidur pun tak bisa, teriakan setiap satu menit menjadikan suasana semakin mencekam. Beberapa kali bilang sama suami, ibu, bapa, rasanya ingin menyerah. Tapi mereka selalu menyemangati. "Apa mau Caesar", kata ibu dan bapa.

"Nggak mau", spontan aku menjawab. "Ya sudah, jangan menyerah kalau gitu", mereka menyemangati. Badan sudah mulai lemas, suami akhirnya menyuapiku makan besar, Alhamdulillah masuk beberapa suap. Waktu rasanya berjalan sangat lambat. Pasca Isya, bidan menyuruhku untuk tiduran miring kiri supaya pembukaanku bertambah. Benar saja, rasanya semakin cepat dan tak karu-karuan. Teriakan semakin kencang dan sering, duh lupakan rasa malu dulu :).

Jam 20.00 muncul rasa pengen BAB, saya teriak memanggil bidan, dan bidan menyarankan jangan mengejan dulu karena pembukaan belum lengkap. Beuh semakin tersiksa. Bayangkan rasanya kita pengen BAB tapi suruh ditahan dulu. Saat itu saya dinasehatin kaka untuk meminta maaf dan mohon ridho ibu, bapa dan suami. Alhamdulillah Jam 20.30 terasa seperti ada cairan keluar banyak banget, saya bingung ini BAB apa ketuban. Setelah dicek, Alhamdulillah bukaan sudah lengkap.

Saya pun diminta pindah ke kursi persalinan. "Bu nanti pas pengen BAB, ngeden yang kuat yaa", kata bidan. Tarikan pertama belum berhasil, karena saya ngeden setengah-setengah, berhenti ditengah jalan, tidak tuntas. Tarikan kedua juga belum berhasil, saya ngeden sambil merem dan buka mulut. Tarikan ketiga, tepat hari senin pukul 20.45 Alhamdulillah berhasil, tangisan bayi pun terdengar nyaring memecah keheningan malam itu :). Rasa bahagia dan haru terlihat dari wajah suami yang menemaniku saat itu :). 

Plong rasanya, tapi ternyata masih ada satu proses lagi yang bikin meringis, yaitu proses jahit menjahit jalan lahir. Hiks, sakitnya tak kalah jauh dengan kontraksi. Secara harus diobras, tanpa bius dan memakan waktu lama sekitar 2 jam, subhanallah walhamdulillah akhirnya semua proses sudah terlalui. Semoga menjadi pelajaran bagi proses melahirkan selanjutnya.

Memperbanyak do'a, meminta maaf, do'a dan ridho dari ibu, bapa, suami. Berfikir positif dengan memilah dan memilih informasi yang masuk. Persiapan fisik, bisa dengan meluangkan waktu untuk berjalan kaki setiap harinya, senam, kegel. Dukungan suami dan keluarga. Memilih tenaga kesehatan yang menyenangkan serta tempat yang nyaman. Memperbanyak ilmu tentang kehamilan, melahirkan dan merawat bayi. Beberapa hal ini adalah ikhtiar yang bisa dilakukan sebelum melahirkan.

Pada akhirnya, walaupun proses melahirkan mengorbankan jiwa raga, tetap saja Kebahagiaan Memiliki Anak tak ternilai bahagia dan harganya. Alhamdulillah :)

Nah ini Mba Marita dan Mba Dini pengalaman pertama yang tak kan pernah teerlupakan bagiku. Makasih yaa buat temanya.

Wassalamu'alaikum..

Wednesday, October 4, 2017

Copywriting: Cara Cerdas Memikat Hati Konsumen Lewat Sebuah Tulisan

4.10.17 1 Comments

Copywriting: Cara Cerdas Memikat Hati Konsumen  Lewat Sebuah Tulisan
Sumber: Hidayah-Art.com
Assalamu'alaikum. Apakah sobat adalah seorang pedagang/ pebisnis yang bergerak di bidang penjualan barang atau jasa? Tentu sudah banyak cara/ strategi yang  dilakukan bukan, supaya barang atau jasa yang sobat jual dilirik dan dibeli oleh konsumen? Bahasa kerennya strategi marketing. Mau tidak mau kalau mau usaha kita berkembang, kita harus memiliki strategi yang jitu, menarik dan berbeda dari hari ke hari.

Di Era Digital seperti sekarang, salah satu cara yang cukup efektif untuk memasarkan produk atau jasa adalah lewat tulisan via internet. Bisa lewat media sosial, website, blog pribadi, you tube, dll. Tentu kualitas tulisan juga harus diperhatikan supaya bisa memikat hati konsumen.

Nah untuk itu penting ni belajar teknik menghasilkan tulisan yang bisa membuat pembaca memberikan respon yang kita inginkan. Respon yang diberikan bisa berupa membeli, mendaftar, mengingat, atau melakukan tujuan lain yang diinginkan dari tulisan sobat. Teknik ini biasa disebut dengan Copywriting.

Biasanya tulisan yang dihasilkan berupa konten iklan yang soft selling. Maksudnya? Si pembaca akan dibuat tertarik untuk kepo atau membeli produk atau jasa secara halus. Konten tulisan biasanya lebih menonjolkan manfaat dan keunggulan produk/ jasa. Ajakan untuk menggunakan produk/ jasa tersebut dilakukan secara tidak terang-terangan, ajakannya sangat halus :). Sobat pernah baca iklan madu vitabu*** di fb? nah kira-kira seperti itu tulisan Copywriting itu.

Biasanya perusahaan besar memiliki beberapa orang Copywriter yang bertugas menulis Copywriting ini. Bagi para pemula di bidang jual menjual, jangan berkecil hati. Kita sendiri bisa ko belajar menjadi Copywriter yang jempolan, asal mau belajar dan mau ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi).

Bagaimana membuat tulisan Copywriting yang baik?. Alhamdulillah september lalu saya dapat pencerahan dari ahlinya Mbak Wuri Nugraeni, Copywritingnya Indscript Creative. Mbak Wuri memberikan tips menulis tulisan Copywriting.
Copywriting: Cara Cerdas Memikat Hati Konsumen  Lewat Sebuah Tulisan
Belajar Menulis Tulisan Copywriting (Sumber: Hidayah-Art.com)
Mba Wuri memberikan contoh tulisan Copywriting, yuk disimak

TIPS MUDAH MEMILIH SUPLIER 

Tips 1. Cari suplier bisa lewat googling
Tips 2. Cari suplier bisa juga lewat komunitas
Tips 3. Cari suplier pun bisa lewat buku

Maka saya kembangkan menjadi artikel seperti berikut:

Satu, googling. Coba pake kata "suplier produk A", atau "jual grosir produk A", soalnya sekarang banyak kok suplier di internet. Tinggal klik-klik saja. Tapi, kalo tanpa rekomendasi kayanya kurang sreg ya?

Oke, coba cara kedua yaitu tanya di komunitas bisnis. Di komunitas tersebut, pasti ada suplier dong. Atau teman di komunitas bisa kasih rekomendasi suplier juga.

Agar lebih mudah, bisa juga membuka buku bisnis. Cari buku bisnis yang mencantumkan kontak para pebisnis sehingga memudahkan anda dalam mencari suplier. Buka bukunya, terus tinggal hubungi, gampang.

Selain itu, baca buku 99 EMAK PEBISNIS. Ada pilihan 99 bisnis yang siap menjadi suplier anda, lho. Tenang, sudah ada kontaknya juga kok jadi Anda cukup hubungi mereka. Mudah kan?!

*Adakah batasan panjang pendek untuk Tulisan Copywriting ini?. Sebenarnya  tak ada batasan. Semua tergantung kebutuhan. Kalau di kantornya Mbak Wuri, untuk Fanspage biasanya tulisan Copywriting terdiri dari 200-300 kata. Untuk blog, biasanya terdiri dari 300 kata. 

Nah ternyata sebuah tulisan juga memiliki posisi penting untuk memikat hati konsumen juga yaa? Yuks belajar lebih jauh lagi :)


Wassalamu'alaikum..









Wednesday, September 27, 2017

5 Aplikasi Sederhana Yang Mendukung Aktivitas Bloggingku

27.9.17 3 Comments


Assalamu’alaikum. Apa saja si aplikasi yang saya gunakan pas bikin tulisan di blog? Sebenarnya standar-standar saja malah cenderung minim, yang penting masih bisa nulis menyalurkan rasa dan fikiran, hehe. Belajar aplikasi yang langitan juga ko kadang bikin mumet, hehe sepertinya bukan passion buat ini *halah alesan. Padahal sejatinya penting si, blogger yang punya keahlian di sini, ia punya nilai lebih dibanding yang minim seperti saya haha.



Walau begitu, tak apalah ya kalau saya sedikit berbagi tentang aplikasi ini, sesuai dengan request Mba Rahma dan Mba Nyi Penengah Dewanti, semoga ada manfaatnya. Lalu apa saja aplikasi yang saya gunakan? Beberapa aplikasi saya pake di Laptop, beberapa lagi ada di Ponsel.

1. Microsoft Paint 
Simbol Microsoft Paint (sumber: alternativeto.net)
Aplikasi ini terpasang di Laptop saya. Biasanya aplikasi ini saya gunakan untuk edit foto, mau crop, gabungin foto satu dengan lainnya, ngasih tulisan, dll.

2. Mozilla Firefox dan Google Chrome
App Mozilla terpasang di Laptop sedangkan App Chrome saya pasang di ponsel. Kedua aplikasi ini saya pake pas mau akses situs blogger.com, facebook, twitter, blog walking atau sekedar mencari bahan tulisan, dll.
Si Chrome dan Mozilla (sumber: tipsponsel.web.id)
Sobat jangan lupa yaa kalau habis bikin artikel, share artikeknya via fb, twwitter, whatsapp, IG biar dibaca atau minimal dilihat orang lain lah yaa, hehe

3. Snapseed
Sumber: droidadda,com

Aplikasi yang terpasang di ponsel saya ini biasanya saya gunakan untuk mengedit foto seperti mengatur kecerahan gambar, kontras dan saturasi. Bisa juga dipake buat nulis teks. Kalau kata suami si manfaat App ini bisa lebih banyak dari yang saya sebutkan, hanya saja saya belum memahami manfaat dari masing-masing fitur.

Ya minimal saya bisa menggunakan App ini untuk memoles jepretan foto amatiran karya saya sendiri haha. Jadi nggak malu-maluin kalau ditampilin di blog. Tapi kadang kalau hasil jepretannya sudah cukup bagus, saya langsung pasang di blog tanpa saya edit pake app ini.

Bagi sobat yang membutuhkan App ini, silahkan unnguh di Play Store yaa :).

4. Instagram 
Tentu sobat semua tidak asing dengan App yang satu ini. Sama halnya dengan Fb dan Twitter, App ini saya gunakan untuk menshare tulisan yang saya buat. Walau tak sesering Fb si.

5. You Tube
Dari beberapa App yang saya sebut diatas, App You Tube ini paling jarang saya pake. Ya paling pake kalau pas sangat butuh banget misal buat lomba yang saya paling minati, hehe. Padahal sejatinya penting banget yaa untuk mengoptimalkan media ini.

Secara sekarang apa-apa yang visual bisa lebih menarik minat konsumen dibanding membaca artikel, hiks. Btw ini sebuah kemajuan atau kemunduran ya? hm, yaa masing-masing ada sisi kelemahan dan kekurangannya sih. Tapi apadaya, kemampuan bikin video masih minim dan belum ada kemauan lebih untuk belajar lebih hiks. Jangan ditiru yaa sob.

Alhamdulillah dengan App sederhana ini saya masih bisa nulis walau perlu dorongan dulu seperti arisan blogger GandjelRel putaran sebelas ini. Semoga kedepannya bisa meningkatkan skill menulis lagi dari segala bidang termasuk teknologi biar nggak gaptek gitu lho, haha. Do'akan bisa istiqomah yaa sobat semua...:)

Wassalamu'alaikum...